Pendidikan . 02/02/2026, 16:36 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, Kesehatan (Saintek)
Biologi dan/atau Kimia
Fisika / MIPA Murni
Fisika
Ilmu Hukum
Kurikulum Merdeka: Sosiologi dan/atau Pendidikan Pancasila
Kurikulum 2013:
IPA & Bahasa → Pendidikan Pancasila
IPS → Sosiologi dan/atau Pendidikan Pancasila
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi dan/atau Matematika
Psikologi
Sosiologi dan/atau Matematika
Teknik, Rekayasa, Arsitektur
Matematika Tingkat Lanjut dan/atau Fisika (sesuai jenis prodi)
Komputer dan Ilmu Formal
Matematika, terutama Matematika Tingkat Lanjut
Humaniora dan Seni
Seni Budaya, Sejarah atau Sejarah Indonesia,
Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut dan/atau Bahasa Asing yang relevan
Catatan penting:
Siswa wajib memilih dua mapel pilihan yang benar-benar relevan dengan prodi tujuan. Mapel tersebut sebaiknya memang diambil di sekolah dan tercatat dalam rapor. Jika tidak memiliki riwayat nilai, maka mapel tersebut berpotensi tidak diperhitungkan dalam seleksi.
Mengacu pada pengumuman SNPMB dan Kemendikdasmen, terdapat sedikitnya empat perubahan utama dalam sistem SNBP 2026:
Mulai 2026, TKA menjadi instrumen tambahan di jalur SNBP untuk memperkuat penilaian prestasi siswa.
Meski tidak bersifat wajib, skor TKA dapat meningkatkan peluang lolos SNBP, terutama bagi siswa yang bersaing di prodi favorit.
TKA juga berfungsi sebagai alat validasi agar nilai rapor mencerminkan kapasitas akademik siswa secara lebih objektif.
Aturan SNPMB 2026 diumumkan sejak 16 September 2025, lebih awal dari biasanya, agar sekolah dan siswa punya waktu persiapan yang matang.
Dalam SNBP 2026, siswa eligible diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik di satu PTN maupun dua PTN berbeda, dengan ketentuan:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media