fin.co.id - Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi menetapkan daya tampung mahasiswa baru tahun 2026 sebanyak 11.623 orang melalui jalur Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).
Jumlah ini menjadi acuan penting bagi calon mahasiswa yang berencana melanjutkan pendidikan tinggi di salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di kawasan Indonesia Timur tersebut.
Dari total daya tampung tersebut, Unhas membaginya ke dalam dua jalur utama, yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT-UTBK).
Penetapan kuota ini diumumkan secara resmi melalui laman Unhas dan menjadi bagian dari persiapan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026.
Berdasarkan data resmi, Unhas menyediakan:
-
3.620 kursi jalur SNBP atau sekitar 31,14 persen
-
5.761 kursi jalur SNBT-UTBK atau sekitar 49,57 persen
Sisa daya tampung akan dialokasikan melalui jalur mandiri yang dikelola secara internal oleh Unhas. Skema pembagian ini dinilai tetap proporsional, sekaligus memberikan ruang bagi calon mahasiswa dengan beragam latar belakang prestasi dan kemampuan akademik.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, daya tampung Unhas 2026 mengalami sedikit penurunan. Pada 2025, Unhas membuka penerimaan hingga 11.825 mahasiswa baru, sehingga terjadi penurunan sekitar 202 kursi atau setara 1,7 persen.
Pihak Unhas menegaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh.
“Penurunan ini didasarkan pada hasil analisis terhadap proses pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru tahun sebelumnya, serta disesuaikan dengan ketersediaan ruangan dan rasio dosen dan tenaga kependidikan,” demikian keterangan tertulis Unhas yang dikutip dari situs resminya, Senin 2 Januari 2026.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen Unhas dalam menjaga kualitas pembelajaran dan layanan akademik.
Unhas Buka 87 Program Studi pada 2026
Pada tahun akademik 2026, Universitas Hasanuddin membuka total 87 program studi, yang terdiri dari: