fin.co.id -
Penerbangan komersial tersebut awalnya bertolak dari Nha Trang, Vietnam, menuju Thailand. Berdasarkan laporan Daily Mail pada Senin 3 Februari 2025, pesawat sempat mengalami keterlambatan jadwal terbang selama lebih dari satu jam 40 menit sebelum akhirnya lepas landas.
Ketegangan bermula saat pria tersebut menunjukkan gelagat gelisah dengan bolak-balik ke toilet pesawat secara berulang kali. Tak lama kemudian, ia terlibat perdebatan sengit dengan pramugari dan bersikeras menuntut agar pihak maskapai menurunkannya dari pesawat saat itu juga.
Meskipun awak kabin dan beberapa penumpang lain telah berusaha menenangkannya, pria tersebut tetap bersikap agresif. Ia bahkan berteriak kepada kru untuk segera membuka pintu kabin. Menggunakan bahasa Rusia, pria itu memperingatkan pramugari agar tidak mendekatinya.
Suasana semakin mencekam ketika pria tersebut mulai menanggalkan pakaiannya satu per satu. Ia membiarkan baju dan celananya tergeletak di lantai kabin hingga hanya menyisakan celana dalam berwarna hitam. Sambil berlarian hampir telanjang di lorong pesawat, ia berulang kali mencoba membuka pintu darurat namun usahanya gagal.
Puncak keributan terjadi saat pria tersebut mengumumkan niatnya untuk melompat keluar dari pesawat yang tengah mengudara. Menghadapi situasi yang membahayakan keselamatan penerbangan, kapten pilot langsung mengambil keputusan untuk melakukan pendaratan darurat di bandara terdekat di Thailand.
Begitu pesawat mendarat dan pintu terbuka, pria tersebut langsung melompat keluar sebelum petugas sempat memasang tangga pesawat. Akibat tindakan cerobohnya, ia mengalami cedera cukup serius pada bagian kaki.
Pihak Kepolisian Thailand yang telah bersiaga di landasan langsung meringkus turis tersebut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, otoritas terkait belum merilis identitas resmi penumpang rusuh tersebut. Rekaman video aksi nekat pria ini pun kini viral dan memicu perdebatan luas di berbagai platform media sosial.(*).