Nasional . 03/02/2026, 22:01 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
“Ke depan kita perkuat dengan perawat-perawat yang terlatih secara bertahap. Sambil menunggu pelatihan selesai, kita gunakan tenaga yang mengantarkan makanan ke rumah-rumah lansia dan penyandang disabilitas,” jelas Gus Ipul.
Dari sisi pembiayaan, Gus Ipul menegaskan bahwa anggaran Program Makan Bergizi Gratis untuk lansia akan dikelola terpusat oleh Badan Gizi Nasional.
Sementara itu, Kemensos akan fokus pada sistem pendampingan, perawatan, dan distribusi layanan ke penerima manfaat.
“Anggarannya nanti terpusat di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan dan yang merawat,” tambahnya.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup lansia, terutama mereka yang rentan secara ekonomi dan sosial, sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas jaring pengaman sosial berbasis gizi dan kesejahteraan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media