fin.co.id - Gelombang informasi palsu atau hoaks terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, sebuah narasi yang mengklaim Kementerian Pertanian (Kementan) telah membuka pendaftaran seleksi CPNS untuk tahun anggaran 2026 beredar luas di berbagai platform media sosial.
Hasil penelusuran mendalam menunjukkan bahwa informasi yang mencatut nama instansi pemerintah tersebut merupakan berita bohong. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjebak dalam upaya penipuan yang memanfaatkan momentum seleksi abdi negara.
Narasi Palsu
Berdasarkan pantauan tim cek fakta, narasi menyesatkan ini muncul melalui unggahan di akun Facebook dan TikTok. Unggahan tersebut menggunakan kata-kata bombastis seperti "RESMI DIBUKA" untuk memikat calon pelamar.
Dalam pengumumannya, akun tersebut mengklaim bahwa periode pendaftaran berlangsung mulai 13 Januari hingga 7 Februari 2026. Mereka juga mencantumkan kualifikasi pendidikan mulai dari lulusan SMA sederajat, Diploma Tiga (D3), hingga Sarjana (S1) dengan penempatan di seluruh wilayah Indonesia.
Tak hanya memberikan jadwal palsu, pengunggah juga menyertakan tautan atau link tertentu di kolom biodata akun mereka. Tautan ini diduga kuat sebagai sarana pencurian data pribadi (phishing) atau upaya penipuan bermodus biaya pendaftaran.
Penjelasan Resmi BKN dan Kementan
Melansir data dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) per Rabu (4/2), informasi tersebut dipastikan tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Laman resmi Kementerian Pertanian hingga saat ini belum merilis pengumuman apa pun mengenai pembukaan seleksi CPNS untuk tahun 2026.
Cara Menghindari Penipuan CPNS
Munculnya hoaks ini menjadi pengingat bagi para pencari kerja untuk selalu melakukan verifikasi ulang. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari informasi palsu:
Pantau Saluran Resmi: Hanya percayai informasi yang keluar dari situs resmi bkn.go.id, menpan.go.id, atau situs resmi kementerian terkait.
Periksa Domain Situs: Pengumuman resmi pemerintah selalu menggunakan domain ".go.id", bukan domain gratisan atau situs blog pribadi.
Waspada Pungutan Biaya: Seleksi CPNS tidak memungut biaya pendaftaran apa pun. Jika Anda diminta mengirimkan sejumlah uang, dapat dipastikan itu adalah penipuan.
Cek Melalui Kanal Media Sosial Bercentang Biru: Pastikan akun media sosial yang memberikan informasi memiliki verifikasi resmi dari platform terkait.