Hujan Deras, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Dikepung Banjir

news.fin.co.id - 04/02/2026, 16:41 WIB

Hujan Deras, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur Dikepung Banjir

Sejumlah warga tengah berjalan di area banjir di wilayah Jakarta. Foto: Cahyono

Jakarta kembali bergolak! Hujan deras mengguyur ibu kota, memicu bencana banjir yang tak terhindarkan. Kali ini, puluhan Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Selatan terendam air, menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi ribuan warga.

Ringkasan :

  • 39 RT di Jakarta Selatan terendam banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut.
  • Ketinggian air mencapai 30 cm di permukiman warga, sementara satu ruas jalan di Jakarta Timur juga tergenang 35 cm.
  • BPBD DKI Jakarta bergerak cepat memantau, berkoordinasi, dan melakukan upaya penanganan banjir.

Bencana banjir kembali menghantui warga Jakarta. Hujan deras yang tak henti-hentinya mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak kemarin, memicu meluapnya Kali Krukut. Akibatnya, sebanyak 39 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, kini terendam air.

Advertisement

Ketinggian air yang masuk ke permukiman warga dilaporkan mencapai 30 sentimeter. Ini tentu saja menimbulkan kepanikan dan kerugian bagi para penghuni yang harus berhadapan dengan genangan air di rumah mereka.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi peristiwa ini. Ia menjelaskan bahwa penyebab utama banjir di lokasi tersebut adalah kombinasi cuaca ekstrem berupa hujan deras dan luapan sungai.

Bukan Hanya Jakarta Selatan, Jakarta Timur Pun Terkena Imbas

Namun, penderitaan akibat banjir tidak berhenti di Jakarta Selatan saja. BPBD DKI Jakarta juga mencatat adanya genangan air di wilayah lain. Satu ruas jalan penting di Jakarta Timur, tepatnya Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Cipinang Cempedak, juga terendam banjir.

Di ruas jalan tersebut, ketinggian air bahkan dilaporkan lebih tinggi, mencapai 35 sentimeter. Kondisi ini tentu saja mengganggu aktivitas lalu lintas dan mobilitas warga di area tersebut.

Respons Cepat BPBD DKI Jakarta Tangani Banjir

Menghadapi situasi darurat ini, BPBD DKI Jakarta tidak tinggal diam. Mereka segera mengerahkan personel ke berbagai wilayah terdampak untuk memantau kondisi genangan secara langsung. Tak hanya itu, BPBD DKI juga berkoordinasi erat dengan instansi terkait lainnya.

Kolaborasi ini melibatkan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Tujuannya jelas, yaitu untuk melakukan penyedotan genangan air dan memastikan tali-tali air berfungsi optimal. Dengan begitu, diharapkan genangan air dapat segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas normal.

Pihak BPBD DKI juga tak lupa memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat. Warga diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air yang sewaktu-waktu bisa terjadi, terutama di tengah cuaca yang masih ekstrem ini.

Advertisement

Dalam situasi darurat yang memerlukan penanganan segera, jangan ragu untuk menghubungi nomor telepon 112. Layanan darurat ini tersedia secara gratis dan beroperasi 24 jam non-stop untuk membantu Anda.

Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis

Penulis FIN.CO.ID