Masyarakat Harus Waspada! Semeru Erupsi 7 Kali dalam Kurun 3 jam

news.fin.co.id - 04/02/2026, 22:20 WIB

Masyarakat Harus Waspada! Semeru Erupsi 7 Kali dalam Kurun 3 jam

Gunung Semeru kembali erupsi, masyarakat diminta waspada.

fin.co.id - Aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih belum menunjukan tanda-tanda mereda. Pada Rabu, 4 Februari 2026 pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut mengalami erupsi sebanyak tujuh kali dalam waktu tiga jam.

Dilaporkan, Semeru mengeluarkan tinggi letusan 300 meter hingga 800 meter di atas puncak. Erupsi pertama terjadi pada pukul 04.58 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 500 meter di atas puncak.

Muncul pula kolom abu yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 138 detik.

"Erupsi kedua terjadi pukul 06.10 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dikutip Antara.

Advertisement

Kolom letusan pada erupsi ketiga Gunung Semeru yang terjadi pada pukul 06.56 WIB terpantau mengalami penurunan. Tinggi kolom abu tercatat sekitar 300 meter di atas puncak, dengan sebaran abu berwarna putih hingga kelabu dan intensitas tipis mengarah ke utara.

Erupsi keempat dilaporkan terjadi pada pukul 07.05 WIB. Pada peristiwa ini, kolom letusan teramati mencapai ketinggian sekitar 600 meter di atas puncak, disertai abu vulkanik berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Hingga laporan disusun, aktivitas erupsi masih berlangsung.

"Gunung Semeru kembali erupsi pada pukul 07.15 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara," tuturnya.

Selanjutnya, erupsi keenam tercatat terjadi pada pukul 07.46 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar 400 meter di atas puncak. Adapun erupsi ketujuh yang berlangsung pada pukul 08.02 WIB tidak dapat teramati secara visual karena tertutup kabut.

Status Semeru Berada Level III

Saat ini Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga), sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi, yakni masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).

Liswanto menambahkan, di luar jarak tersebut masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Masyarakat perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Advertisement
Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID