Wabup Tangerang: Pendidikan Karakter Jadi Benteng Pelajar Hadapi Infiltrasi Radikalisme

news.fin.co.id - 04/02/2026, 20:32 WIB

Wabup Tangerang: Pendidikan Karakter Jadi Benteng Pelajar Hadapi Infiltrasi Radikalisme

Pelajat di Kabupaten Tangerang diingatkan tentant bahaya paham radikalisme. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Di tengah derasnya arus informasi digital, kerentanan generasi muda terhadap paparan paham radikal kian nyata. Pemerintah Kabupaten Tangerang menekankan bahwa penguatan pendidikan karakter dan nilai kebangsaan menjadi instrumen krusial untuk membentengi pelajar dari ancaman intoleransi.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengingatkan bahwa radikalisme saat ini tidak lagi sekadar muncul melalui tindakan kekerasan fisik. Pola penyebarannya telah bertransformasi menjadi lebih halus, menyusup melalui ruang-ruang digital yang akrab dengan keseharian siswa.

"Radikalisme sering kali masuk secara halus melalui informasi menyesatkan, ujaran kebencian, serta ajakan yang dibungkus seolah-olah paling benar," ujar Intan saat membuka kegiatan Sinergi Lintas Sektor Pencegahan Radikalisme di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa (3/2/2026).

Literasi Digital sebagai Perisai

Advertisement

Intan menyoroti bagaimana platform media sosial dan gawai menjadi pintu masuk utama bagi konten intoleran. Menurutnya, penguasaan literasi digital bukan lagi sekadar kemampuan teknis, melainkan sikap bijak dalam menyaring informasi sebelum diterima sebagai kebenaran.

Ia menegaskan bahwa pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah. Diperlukan kolaborasi multipihak yang melibatkan:

• Sektor Pendidikan: Guru sebagai teladan nilai karakter di sekolah.

• Lingkungan Keluarga: Orang tua sebagai lapis pertama pengawasan anak.

• Tokoh Masyarakat & Agama: Penguat narasi moderasi di lingkungan sosial.

• Pelajar: Sebagai subjek aktif yang harus kritis terhadap ujaran kebencian.

"Benteng terbaik adalah pendidikan karakter, keteladanan, dan penguatan nilai kebangsaan. Ini adalah tugas kolektif demi melindungi masa depan anak-anak kita," tandasnya.

Melalui sinergi ini, diharapkan para pelajar SMA/SMK di Kabupaten Tangerang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki imunitas mental yang kuat terhadap doktrin yang merongrong persatuan bangsa.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.