Hukum dan Kriminal . 05/02/2026, 18:32 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Seorang bocah SMP di Kalimantan Barat nekat melakukan aksi berbahaya dengan meledakkan bom rakitan di lingkungan sekolahnya sendiri.
Peristiwa tersebut terjadi di SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, dan langsung menimbulkan kepanikan hebat di kalangan pelajar maupun guru yang berada di lokasi saat kejadian.
Insiden ini bukan hanya memicu korban luka, tetapi juga membuka fakta baru terkait latar belakang pelaku yang masih berusia di bawah umur.
Ledakan terjadi pada Selasa, 3 Februari 2026, sesaat setelah jam istirahat sekolah berakhir.
Situasi yang awalnya kondusif mendadak berubah mencekam ketika suara ledakan keras terdengar dari area sekolah.
“Kejadiannya pas baru masuk setelah istirahat. Tiba-tiba terdengar suara ledakan,” ujar seorang pelajar kelas 9E, dikutip dari Tribun Pontianak.
Suara ledakan tersebut membuat siswa dan guru panik. Mereka berlarian keluar kelas untuk menyelamatkan diri.
Akibat kejadian itu, satu orang siswa dilaporkan mengalami luka berat di bagian kaki akibat serpihan benda tajam dari ledakan.
Setelah dilakukan penyelidikan awal, aparat kepolisian memastikan bahwa ledakan berasal dari bom molotov rakitan yang dilemparkan oleh salah satu siswa sekolah tersebut.
Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku.
“Benar, terduga pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih dalam proses pendalaman,” ujar Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade.
Fakta mengejutkan terungkap dari hasil pendalaman Densus 88 Antiteror Polri.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media