Fin.co.id – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memperluas penyelidikan kasus narkotika yang menjerat AKP Malaungi, eks Kasat Narkoba Polres Bima Kota. Tidak hanya berfokus pada tersangka utama, penyidik juga menelusuri dugaan keterlibatan pihak lain, termasuk unsur dugaan peran Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.
Langkah ini dilakukan menyusul temuan barang bukti sabu ratusan gram yang mengindikasikan adanya jaringan peredaran terorganisir.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, menegaskan penyelidikan masih berjalan dan belum mengerucut pada kesimpulan akhir terkait pihak-pihak lain yang diduga terlibat.
“Pengembangan perkara masih kami lakukan, terutama untuk menelusuri penyuplai barang bukti dan pihak-pihak yang mungkin terkait,” ujar Kholid, Senin (9/2).
Ia menambahkan, setiap informasi yang muncul akan diuji melalui proses klarifikasi dan pendalaman penyidikan.
Selain jaringan eksternal, Polda NTB juga melakukan pemeriksaan terhadap unsur internal. Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, saat ini disebut masih dalam tahap pendalaman oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam).
“Terkait Kapolres, saat ini masih dalam proses pendalaman. Belum ada pemisahan penanganan perkara, dan Bidpropam yang akan menentukan langkah lanjutan,” jelas Kholid.
Polda NTB menegaskan belum ada kesimpulan apa pun sebelum proses pemeriksaan tuntas.
Barang Bukti Sabu Fokus Utama Penyidik
Dalam perkara ini, penyidik mengamankan narkotika jenis sabu seberat sekitar 488 gram. Namun, peran tersangka terhadap barang bukti tersebut masih menjadi fokus pendalaman.
“Apakah yang bersangkutan berperan sebagai pengguna, kurir, atau pengendali jaringan, itu masih kami dalami,” tegas Kholid.
Pendalaman ini penting untuk menentukan konstruksi perkara dan penetapan peran hukum masing-masing pihak.
Dari pengembangan awal, muncul keterangan dari seorang bandar narkoba berinisial Karol, yang saat ini juga ditangani oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB.
Informasi sementara menyebutkan narkotika tersebut diduga akan diedarkan di wilayah Pulau Sumbawa.
Penyidik masih menelusuri keterkaitan keterangan tersebut dengan barang bukti yang diamankan.