fin.co.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih juga memunculkan dugaan kasus keracunan di kalangan siswa penerima manfaat. Seperti yang terjadi di SMK Negeri 4 Pati, Jawa Tengah, Senin, 9 Februari 2026.
Dilaporkan sekitar 20 siswa SMK Negeri 4 Pati harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah menyantap menu program MBG. Para siswa mengalami gejala pusing, mual, dan demam hanya beberapa menit setelah makan siang bergizi gratis.
Menurut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah III, Budi Santosa, menu makanan MBG diterima SMK Negeri 4 Pati pada pukul 11.30 WIB.
“Selang lima belas menit setelah dikonsumsi, sejumlah siswa mulai merasakan gejala tidak nyaman,” ujarnya.
"Beberapa anak itu dibawa ke (RS) KSH ada sebanyak 20 anak yang dibawa dan sudah mendapatkan perawatan, 20 anak dirawat di RS KSH," Budi melanjutkan.
Untuk mencegah bertambahnya korban, pihak sekolah segera menarik kembali seluruh sisa makanan MBG yang belum dikonsumsi, agar tidak ada tambahan siswa yang mengalami gejala serupa.
Siswa Korban Keracunan Dipantau Intensif
Duty Manager RS Keluarga Sehat Hospital Pati, Sri Widayati, menyebut seluruh pasien masih dalam kondisi sadar. Sri menambahkan bahwa penanganan dilakukan sesuai prosedur medis untuk memastikan kondisi siswa segera stabil.
“Keluhan utama adalah pusing, mual, dan demam, tim medis terus melakukan pemantauan intensif. Kami berupaya memberikan perawatan terbaik agar seluruh pasien dapat segera pulih,” ungkap Sri.
Dilaporkan, menu MBG di SMK Negeri 4 Pati berupa ayam garang asem, tahu, dan buah semangka. Namun belum diketahui jenis makanan mana yang menyebabkan keracunan itu.