fin.co.id - Pemerintah secara reguler terus memberikan dukungan bagi seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dalam memanfaatkan setiap momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Melalui peluncuran Program Stimulus Ekonomi, diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan menjaga daya beli masyarakat, serta sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Lebaran Idulfitri terbukti di periode yang lama, termasuk Nataru meningkatkan mobilitas masyarakat dan kegiatan pariwisata sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat yang kemarin sampai dengan 5,39 persen,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Ia mengungkapkan hal itu dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi HBKN Idulfitri 2026: Diskon Tarif Transportasi, WFA, dan Bantuan Pangan di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
Airlangga mengatakan, pada angkutan udara, terdapat diskon tarif tiket rute domestik kelas ekonomi sebesar 17-18 persen untuk periode penerbangan 14-29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.
Pembelian tiket untuk periode perjalanan yang mendapatkan diskon tarif transportasi tersebut dapat dilakukan masyarakat mulai tanggal 11 Februari 2026.
AirAsia Dukung Program Diskon Pemerintah
Sementara itu, maskapai berbiaya hemat terbaik dunia versi Skytrax, Indonesia AirAsia, mendukung program pemerintah dengan menghadirkan diskon tiket pesawat hingga 17% untuk penerbangan di rute domestik pada periode Lebaran 2026.
Penawaran ini berlaku untuk periode pembelian tiket mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026, dengan periode penerbangan pada 14 hingga 29 Maret 2026 mendatang.
“Momen Lebaran selalu identik dengan kebersamaan bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Melalui program diskon ini, Indonesia AirAsia ingin memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik maupun liburan Lebaran dengan biaya yang lebih terjangkau," ujar Captain Achmad Sadikin Abdurachman, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia.
"Inisiatif ini sejalan dengan dukungan Indonesia AirAsia terhadap program pemerintah dalam menyediakan akses transportasi udara yang aman, nyaman, dan dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat, sehingga Lebaran dapat dirayakan dengan lebih bermakna,” lanjutnya.