Petak Sembilan Glodok Menggeliat, Pedagang Hiasan dan Pernak-Pernik Imlek 2026 Mulai Diserbu Pembeli

news.fin.co.id - 10/02/2026, 15:17 WIB

Petak Sembilan Glodok Menggeliat, Pedagang Hiasan dan Pernak-Pernik Imlek 2026 Mulai Diserbu Pembeli

Penjualan hiasan Imlek di Pasar Petak Sembilan Glodok naik 30 persen. Lampion berputar seharga jutaan rupiah jadi barang paling diburu warga jelang Imlek 2026.Foto:Ilustrasi/Unsplash H&CO

fin.co.id - Kawasan legendaris Petak Sembilan, Glodok, kembali memerah menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Aktivitas ekonomi di pusat pernak-pernik Tionghoa ini menunjukkan tren positif dengan lonjakan penjualan hingga 30 persen dibandingkan tahun lalu. Para pedagang kini mulai tersenyum lebar karena antusiasme warga untuk berburu hiasan Imlek meningkat drastis seiring dengan kondisi ekonomi yang kian stabil.

Peningkatan omzet ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha di Glodok yang sempat mengeluhkan sepinya pembeli pada tahun 2025. Salah satu pemilik toko di kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa tahun ini pengunjung jauh lebih ramai. Meski faktor cuaca terkadang menjadi kendala, namun setiap kali langit cerah, para pembeli langsung memadati lorong-lorong pasar untuk mencari dekorasi terbaik.

Lampion Berputar Jadi Incaran Utama

Advertisement

Dari sekian banyak hiasan yang tersedia, lampion berputar muncul sebagai primadona pada perayaan tahun ini. Lampion yang dilengkapi dengan teknologi lampu LED dan mesin pemutar otomatis ini banyak diburu karena dianggap memberikan kesan mewah dan meriah pada hunian. Cahaya merah yang terpancar dari lampion dipercaya membawa keberuntungan dan keceriaan bagi pemilik rumah.

Soal harga, para pedagang mematok nilai yang bervariasi tergantung pada ukuran dan kerumitan desain. Pedagang khusus lampion, menyebutkan harga mulai dari kisaran Rp100 ribu untuk model standar hingga mencapai Rp2 juta untuk lampion raksasa dengan desain khusus.

Harapan di Tahun Kuda

Selain lampion, pernak-pernik wajib seperti amplop angpao, stiker kaligrafi Mandarin, hingga bunga mei hwa juga tetap laris manis. Peningkatan volume belanja ini mencerminkan optimisme masyarakat dalam menyambut tahun baru yang dalam astrologi Tionghoa kali ini memasuki tahun Kuda. Para pedagang berharap momentum ini menjadi titik balik kembalinya kejayaan ekonomi di kawasan Glodok.

Meningkatnya transaksi di Petak Sembilan tidak hanya memperkuat perputaran uang di sektor UMKM, tetapi juga menjaga tradisi perayaan Imlek tetap semarak di ibu kota. Dengan suasana pasar yang kembali hidup, para pedagang menggantungkan harapan agar keberkahan dan kelancaran usaha terus mengalir sepanjang tahun.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID