Sempat Terdampak Dugaan Polutan Kimia di Cisadane, Perumda Tirta Benteng Pastikan Kualitas Air Aman 

news.fin.co.id - 10/02/2026, 21:41 WIB

Sempat Terdampak Dugaan Polutan Kimia di Cisadane, Perumda Tirta Benteng Pastikan Kualitas Air Aman 

Perumda Tirta Benteng Tangerang memastikan kualitas air bersih yang didistribusikan ke pelanggan kini telah kembali normal dan memenuhi standar baku mutu.

fin.co.id -  Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng memastikan kualitas air bersih yang didistribusikan ke pelanggan kini telah kembali normal dan memenuhi standar baku mutu. Langkah ini diambil setelah operasional sempat dihentikan total akibat terdeteksinya pencemaran pada sumber air baku pada Senin (9/2/2026) malam.

Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng, Joko Surana, menjelaskan bahwa gangguan bermula saat aliran air baku di kawasan Cikokol terindikasi tercemar sekitar pukul 22.00 WIB. Indikasi pencemaran tersebut terlihat dari munculnya bau tidak sedap, lapisan minyak di permukaan air, hingga fenomena ikan mati secara mendadak.

“Pada pukul 22.30 WIB, indikasi serupa terdeteksi pada aliran milik Perumda Tirta Benteng. Pencemaran ini diduga kuat berasal dari polutan sisa kebakaran gudang kimia di wilayah Tangerang Selatan yang terbawa aliran sungai,” ujar Joko pada Selasa (10/2/2026).

Mitigasi dan Pengamanan

Advertisement

Guna menjaga keamanan konsumsi masyarakat, pihak perumda segera mengambil langkah preventif dengan menghentikan seluruh proses produksi secara total. Tim teknis dikerahkan untuk melakukan pengujian kualitas air secara berkala setiap 15 hingga 30 menit.

Setelah pemantauan intensif, Joko menyebutkan bahwa pada tengah malam atau pukul 00.00 WIB, indikator pencemaran kimia dan bau mulai menghilang.

“Sebagai langkah pengamanan, seluruh air yang sempat terpapar polutan dibuang langsung ke saluran pembuangan menuju laut. Kami kemudian melakukan pengisian ulang (re-filling) dengan air baku yang telah terverifikasi aman sesuai standar kualitas,” lanjutnya.

Distribusi Bertahap

Proses distribusi air bersih mulai dilakukan secara bertahap sejak Selasa pagi pukul 05.00 WIB melalui jaringan pipa utama. Pada pukul 08.00 WIB, air dilaporkan mulai mengalir ke sambungan rumah pelanggan.

Namun, Joko memberikan catatan bahwa wilayah yang berada di ujung jaringan pipa, seperti Pondok Bahar dan Jatiuwung, memerlukan waktu pemulihan tambahan sekitar tiga hingga empat jam karena faktor jarak distribusi.

Pihak manajemen menegaskan bahwa air yang mengalir saat ini telah melewati pengawasan ketat dan dipastikan bebas dari cemaran fisik maupun kimia. Perumda Tirta Benteng juga mengimbau pelanggan yang masih mengalami kendala kualitas air untuk segera melapor melalui kanal layanan pengaduan resmi guna penanganan lebih lanjut.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.