Ekonomi . 10/02/2026, 19:35 WIB

Turis Singapura–Malaysia Ramai ke Batam 'Datang Pagi, Pulang Sore', Cuma Belanja Sembako

Penulis : Gatot Wahyu  |  Editor : Gatot Wahyu

Padahal, sepanjang 2025, kunjungan wisman ke Kepri mencapai 2,27 juta orang, meningkat signifikan dari 1,67 juta orang pada 2024. Wisatawan nusantara tercatat sebanyak 4,2 juta orang.

Dari sektor pariwisata, devisa yang dihasilkan Kepri mencapai Rp22,6 triliun, dihitung dari rata-rata belanja wisman sebesar 226 dolar AS per kunjungan.

“Ini yang terus kami kejar, bagaimana wisatawan bisa tinggal lebih lama, tidak sekadar datang untuk belanja lalu pulang,” kata Hasan.

Fenomena wisata belanja singkat menjadi tantangan besar bagi Batam dan Kepulauan Riau. Lonjakan jumlah kunjungan belum tentu sejalan dengan kualitas pariwisata dan manfaat ekonomi jangka panjang.

Kini, pekerjaan rumah pemerintah adalah mengubah penyeberang harian menjadi wisatawan sejati, yang menginap lebih lama, berwisata lebih luas, dan memberi dampak nyata bagi UMKM serta masyarakat Batam secara keseluruhan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com