fin.co.id - Sungai Cisadane, nadi kehidupan bagi warga Tangerang dan ekosistem di dalamnya kini menghadapi pencemaran diduga limbah kimia. Kejadian terbaru di Februari 2026 ekosistem di sungai ini mati massal akibat kecelakaan industri dan perilaku pembuangan limbah yang tidak bertanggung jawab.
Berikut adalah 10 fakta menarik dan mengkhawatirkan mengenai pencemaran Sungai Cisadane yang berhasil dihimpun:
• Pencemaran Akibat Kebakaran Pabrik
Pada Februari 2026, Sungai Cisadane tercemar berat akibat limpasan limbah kimia pasca-kebakaran sebuah gudang penyimpanan pestisida di kawasan Tangerang Selatan.
• Fenomena Ikan Mati Massal
Ribuan ekor ikan ditemukan mengambang dan mati tak wajar di sepanjang aliran sungai di Kota Tangerang, yang diduga kuat akibat terpapar zat kimia berbahaya.
• Perubahan Warna dan Tekstur Air
Warga melaporkan kondisi air sungai yang berubah menjadi putih kebiruan, berbusa, hingga tampak berminyak setelah tercemar limbah industri.
• Aroma Menyengat dan Efek Panas
Selain perubahan visual, air sungai mengeluarkan aroma menyengat. Beberapa warga melaporkan sensasi panas jika air yang tercemar mengenai kulit.
• Pasokan Air Bersih Sempat Terhenti
Akibat kontaminasi pestisida, PDAM Tirta Benteng dan unit layanan air lainnya terpaksa menghentikan distribusi air bersih sementara untuk mencegah risiko kesehatan pada ratusan ribu pelanggan.
• Larangan Konsumsi Ikan
Pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang mengeluarkan imbauan keras agar warga tidak mengonsumsi atau mengambil ikan yang mati di sungai karena potensi kandungan zat beracun.
• Penyaluran Air Bersih Darurat