fin.co.id - Maskapai penerbangan Super Air Jet menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan jadwal keberangkatan armada dengan nomor penerbangan IU-742 rute Jakarta (CGK) menuju Bali (DPS) pada Jumat (13/2/2026).
Penundaan tersebut disebabkan oleh adanya pemeriksaan teknis tidak berjadwal yang harus dilakukan pada armada yang bersangkutan sebelum dinyatakan laik terbang.
Corporate Communication Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar prosedur operasional (SOP) demi menjamin aspek keselamatan dan keamanan penumpang.
"Pesawat yang direncanakan mengoperasikan penerbangan tersebut perlu menjalani pemeriksaan teknis tidak berjadwal. Proses ini merupakan bagian dari prosedur wajib guna memastikan keselamatan penerbangan," ujar Danang saat dihubungi FIN, Minggu, 15 Februari 2026.
Danang menambahkan, proses pengerjaan teknis tersebut membutuhkan waktu yang cukup signifikan dan tidak dapat dilakukan secara instan. Kondisi ini pada akhirnya berdampak pada pergeseran jadwal atau rotasi pesawat pada jadwal berikutnya.
Menanggapi keterlambatan ini, pihak maskapai mengklaim telah menyalurkan kompensasi kepada para penumpang yang terdampak. Pemberian kompensasi tersebut mengacu pada regulasi penerbangan yang berlaku di Indonesia.
"Sebagai bentuk perhatian, kompensasi sesuai ketentuan telah kami jalankan dan berikan kepada tamu (penumpang). Kami juga terus menyampaikan perkembangan informasi secara berkala selama proses penanganan berlangsung," lanjutnya.
Pihak Super Air Jet menegaskan bahwa meskipun terjadi penundaan, aspek keselamatan dan keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh operasional penerbangan mereka.