Polisi Kantongi Identitas Muda-Mudi Mesum di Taksi Online Cipulir, Siap-Siap Dipanggil Pemeriksaan!

news.fin.co.id - 15/02/2026, 09:22 WIB

Polisi Kantongi Identitas Muda-Mudi Mesum di Taksi Online Cipulir, Siap-Siap Dipanggil Pemeriksaan!

Polsek Kebayoran Lama telah mengidentifikasi identitas pemesan taksi online yang diduga melakukan aksi mesum di Cipulir. Polisi akan segera memanggil sejoli tersebut.Ilustrasi/Unsplash@Ellis Garvey

fin.co.id – Polsek Kebayoran Lama bergerak cepat menindaklanjuti video viral dugaan aksi asusila pasangan kekasih di dalam taksi online kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa mereka telah berhasil mengidentifikasi siapa sosok di balik pemesanan layanan transportasi daring tersebut.

Identitas Sudah Teridentifikasi

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menjelaskan bahwa jajarannya sudah memegang data pribadi pelaku. Ia menegaskan bahwa nama pemesan taksi online tersebut sudah teridentifikasi oleh penyidik guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Langkah berikutnya, polisi berencana memanggil pasangan muda-mudi itu untuk menjalani pemeriksaan. Proses klarifikasi ini bertujuan untuk memastikan kebenaran dugaan tindakan asusila yang sempat terekam kamera dasbor mobil tersebut.

Advertisement

"Ke depan akan kita lakukan pemeriksaan. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan, dan sopir taksi online yang bersangkutan sudah kami mintai keterangan," ujar Kompol Kukuh saat dikonfirmasi, Minggu 15 Februari 2026.

Kesaksian Sopir Soal Pakaian Berantakan

Dugaan perbuatan tidak senonoh ini mencuat setelah sopir berinisial AR membagikan pengalamannya. AR bercerita bahwa kecurigaannya muncul saat menempuh perjalanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan. Melalui kaca spion tengah, ia melihat posisi penumpang wanita yang terus-menerus menyandarkan kepala di paha sang pria.

Meski sempat menegur, pasangan tersebut awalnya tidak acuh. AR terpaksa meninggikan nada suaranya agar sejoli itu menghentikan aktivitas mereka. Saat itulah, AR mendapati kondisi pakaian kedua penumpangnya sudah tidak beraturan.

"Saya melihat baju penumpang perempuan berantakan, dan celana penumpang laki-laki juga tidak rapi," ungkap AR dalam keterangannya.

Sopir tersebut mengaku sengaja mengunggah kejadian ini ke media sosial sebagai bentuk edukasi publik. Ia berharap para pengguna jasa transportasi online bisa saling menjaga sopan santun dan menghargai ruang kerja pengemudi selama perjalanan. Kini, publik menunggu hasil pemeriksaan kepolisian terhadap identitas yang telah dikantongi tersebut.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID