fin.co.id - Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) DKI Jakarta melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto, di Balai Kota DKI Jakarta. Pertemuan tersebut membahas penguatan pembinaan dan penyediaan fasilitas permanen bagi cabang olahraga menembak di ibu kota.
Sekretaris Umum PERBAKIN DKI Jakarta, Rasminto, menilai dukungan pemerintah daerah menjadi kunci untuk menjaga konsistensi prestasi atlet. “Kami menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur, termasuk lapangan tembak permanen dan gudang senjata berstandar nasional hingga internasional, adalah kebutuhan mendesak. Tanpa fasilitas yang memadai, pembinaan jangka panjang sulit berjalan optimal,” ujar Rasminto dalam keterangannya, Senin, 16 Februari 2026.
Dalam forum tersebut, Pemprov DKI menyatakan komitmen membantu menyiapkan lahan milik pemerintah daerah yang dinilai layak untuk pembangunan fasilitas menembak. Sekda DKI, Uus Kuswanto, menegaskan pihaknya akan mengkaji sejumlah aset daerah yang potensial. “Kami terbuka untuk mendukung cabang olahraga yang terbukti menyumbang prestasi. Opsi lahan akan ditinjau bersama agar sesuai aspek teknis dan keamanan,” katanya.
PERBAKIN DKI mencatat, cabang menembak termasuk salah satu penyumbang medali andalan bagi Jakarta. Pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 dan PON Aceh–Sumatera Utara 2024, atlet menembak DKI masing-masing meraih enam medali emas. Selain itu, atlet asal Jakarta, Vincent Djajadiningrat, turut mempersembahkan emas pada SEA Games Thailand 2025. Raihan tersebut diraih di tengah keterbatasan fasilitas latihan yang masih memanfaatkan sarana eksternal.
“Prestasi itu menunjukkan potensi besar atlet Jakarta. Namun, kami belum memiliki lapangan tembak permanen di bawah pengelolaan organisasi. Situasi ini tentu tidak ideal untuk pembinaan usia dini maupun simulasi kompetisi berstandar internasional,” tutur Rasminto.
Aspek keamanan juga menjadi perhatian dalam pembahasan. Gudang senjata dinilai sebagai aset strategis yang memerlukan standar pengamanan tinggi. PERBAKIN DKI mendorong relokasi dan penataan ulang fasilitas penyimpanan agar berada di kawasan berisiko rendah serta memenuhi standar pengawasan modern. “Keamanan adalah prioritas. Kami ingin sistem yang tertata, terkontrol, dan sesuai regulasi,” tambahnya.
Jika pembangunan fasilitas terealisasi, pengelolaan direncanakan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta. Keberadaan lapangan tembak permanen diproyeksikan bukan hanya sebagai pusat latihan, tetapi juga sebagai venue kejuaraan nasional maupun internasional, sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global.
Audiensi tersebut turut dihadiri jajaran Pemprov DKI, antara lain Asisten Kesejahteraan Rakyat Ali Maulana Hakim, Kepala Dispora Andri Yansah, serta perwakilan Badan Pengelola Aset Daerah. Dari unsur PERBAKIN DKI hadir Ketua Harian Eko, Wakil Ketua Harian Stefen, Sekretaris Umum Rasminto, serta sejumlah pengurus bidang sport science dan manajemen lomba.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah aset daerah dalam waktu dekat. Langkah itu diharapkan menjadi awal konkret penyediaan fasilitas menembak yang aman, modern, dan berkelanjutan demi menjaga tradisi prestasi atlet DKI Jakarta.