Skandal Bandar 'E' Seret AKBP Didik, Ada Aliran Dana Rp1 Miliar & Koper Misterius?

news.fin.co.id - 16/02/2026, 13:53 WIB

Skandal Bandar 'E' Seret AKBP Didik, Ada Aliran Dana Rp1 Miliar & Koper Misterius?

AKBP Didik Putra Kuncoro positif narkoba via tes rambut. Diduga terlibat jaringan bandar 'E' & aliran dana Rp1 M

fin.co.id - Dunia kepolisian kembali guncang! Kasus penyalahgunaan narkotika yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro (DPK), ternyata bukan sekadar urusan pakai-memakai biasa. Investigasi terbaru mengungkap fakta mengerikan bahwa sang perwira menengah diduga terjebak dalam pusaran jaringan bandar besar berinisial 'E'. Fenomena ini tentu menjadi alarm keras bagi integritas aparat penegak hukum di tanah air.

Bayangkan, seorang perwira yang seharusnya memberantas narkoba justru terseret dalam lingkaran setan yang sama. Publik kini menanti dengan nafas tertahan, seberapa dalam keterlibatan sang AKBP dalam jaringan ini? Apakah ini hanya puncak gunung es dari peredaran gelap yang melibatkan oknum petinggi lainnya? Siapkan diri Anda, karena detail pengungkapan ini benar-benar bikin geleng-geleng kepala.

Terbongkar! Bandar Berinisial 'E' Jadi Pemasok Utama

Polri tidak main-main dalam mengusut kasus ini. Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Isir, membongkar bahwa barang haram yang ditemukan pada AKBP Didik bukan berasal dari sitaan kasus, melainkan diperoleh langsung dari tangan AKP ML yang terhubung dengan tokoh jaringan narkotika berinisial 'E'.

Advertisement

Saat ini, Bareskrim Polri dan Ditresnarkoba Polda NTB tengah melancarkan operasi besar-besaran untuk memburu sang bandar. Profil lengkap 'E' sudah di tangan petugas, dan proses pengejaran sedang berlangsung panas di lapangan. Pemerintah ingin memastikan tidak ada ruang bagi siapapun yang berani merusak bangsa dengan narkotika.

"Identitas bandar dengan inisial E, saat ini profil lengkapnya sudah ada. Saat ini dalam proses untuk dilakukan pengejaran dan penangkapan," tegas Irjen Johnny Isir kepada awak media.

Misteri Koper 'Titipan' dan Aliran Dana Rp1 Miliar

Salah satu poin yang paling menyita perhatian adalah adanya dugaan aliran dana fantastis mencapai Rp1 miliar dari AKP ML kepada AKBP Didik. Penyidik saat ini sedang mendalami secara intensif untuk apa uang sebesar itu diberikan. Apakah ini merupakan upah "pengamanan" atau ada motif bisnis lain di baliknya?

Selain itu, kronologi pengambilan koper misterius juga terungkap. Berdasarkan pengakuan, pada tanggal 6 Februari, AKBP Didik menerima telepon yang memintanya mengamankan sebuah koper. Tak disangka, koper tersebut berisi "harta karun" terlarang yang didapat dari Kasat Narkoba. Kombes Zulkarnain Harahap dari Bareskrim Polri menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, barang-barang tersebut diduga kuat untuk dikonsumsi pribadi.

"Dari tanggal 6 ini dia ditelepon, ‘Tolong ambil koper saya, amankan’. Cuma begitu saja," jelas Kombes Zulkarnain Harahap. Saat ditegaskan mengenai isi koper, ia menjawab singkat: "Untuk dipakai."

Tes Rambut Tak Bisa Bohong: Positif Narkoba Sejak 2025?

Meskipun hasil tes urine AKBP Didik sempat menunjukkan negatif saat diperiksa bersama istri dan seorang polwan, ia tidak bisa mengelak dari teknologi forensik terbaru. Tim Propam Polri melakukan uji rambut, dan hasilnya mengejutkan: Positif! Hasil ini menunjukkan jejak penggunaan narkotika yang lebih akurat dibandingkan tes urine biasa.

Penyidik menduga aktivitas terlarang ini sudah berlangsung cukup lama, setidaknya sejak Agustus 2025. Fakta ini semakin memperkuat alasan mengapa Polri langsung menetapkannya sebagai tersangka dan menjadwalkan sidang kode etik pada Kamis mendatang untuk menentukan nasib kariernya.

Advertisement

Barang Bukti Mengerikan di Rumah Tangerang

Dalam penggeledahan di rumah pribadi AKBP Didik di Tangerang pada 11 Februari 2026, petugas menemukan beragam jenis narkotika yang siap pakai. Daftar barang bukti ini menjadi bukti kuat pelanggaran berat yang dilakukannya:

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Pemimpin Redaksi FIN.CO.ID