Perkuat Kendali Rob Pantura, Wapres Tinjau Proyek Tol Semarang–Demak Seksi I

news.fin.co.id - 17/02/2026, 13:02 WIB

Perkuat Kendali Rob Pantura, Wapres Tinjau Proyek Tol Semarang–Demak Seksi I

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan terhadap perkembangan pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi I di Semarang, Jawa Tengah.

fin.co.id - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan terhadap perkembangan pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi I di Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 15 Februari 2026.

Ruas tol yang membentang dari Kaligawe, Kota Semarang, hingga Sayung, Kabupaten Demak itu tidak hanya difungsikan sebagai jalur penghubung antardaerah. Infrastruktur tersebut juga dirancang sebagai Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang terintegrasi dengan Kolam Retensi Terboyo.

Konsep integrasi ini menjadi bagian dari upaya pengendalian banjir dan rob di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa, yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan lingkungan cukup berat.

Selaras dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyelesaian proyek strategis nasional, Wapres menekankan agar pembangunan tol tersebut berjalan sesuai jadwal sehingga dapat difungsikan pada waktu yang telah direncanakan dan segera memberikan dampak bagi masyarakat.

Advertisement

“Beliau berharap bahwa kecepatan pelaksanaan pekerjaan itu bisa dilaksanakan agar jalan tol yang kita rencanakan pertengahan 2027 bisa berhubung,” tutur Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta, M. Iqbal Tamher, usai mendampingi Wapres.

Selain mendorong percepatan pembangunan jalan tol dan tanggul laut, Wapres juga memberi perhatian terhadap optimalisasi Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan. Ia meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota memastikan kedua kolam retensi tersebut tidak hanya berfungsi menahan limpasan air, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber air baku bagi warga.

“Beliau menitikberatkan sebenarnya pengendalian rob di Pantura, Pantai Utara Jawa ya. Jadi catatan beliau seperti di Pekalongan, Demak, dan daerah tadi masukkan dari Pak Gubernur juga untuk diperhatikan di wilayah Pati. Jadi memang konteks yang beliau kemari itu memang melihat bahwa memang kondisi Pantura ini perlu harus segera ditahan,” pungkas Iqbal.

Kunjungan ini menegaskan pentingnya pembangunan yang mengedepankan integrasi antara konektivitas transportasi, perlindungan lingkungan, serta ketahanan kawasan pesisir. Dengan pendekatan tersebut, infrastruktur yang dibangun diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat Pantura dari ancaman rob dan banjir.

Moh Purwadi/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID