PWNU DKI: Hilal di Bawah Ufuk, Tunggu Keputusan Sidang Isbat

news.fin.co.id - 17/02/2026, 19:32 WIB

PWNU DKI: Hilal di Bawah Ufuk, Tunggu Keputusan Sidang Isbat

Memegang Mic: Ketua PWNU DKI Jakarta, Syamsul Maarif.

fin.co.id – Tim rukyatul hilal Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Barat menyatakan hilal tidak terlihat saat pemantauan di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Selasa petang.

Ketua PWNU DKI Jakarta, Syamsul Maarif, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pengamatan, posisi hilal masih berada di bawah ufuk dengan ketinggian sekitar tiga derajat.

“Masih jauh di bawah tiga derajat, oleh karena itu potensi terlihatnya hilal, meskipun dilihat dari Aceh, maka secara teori masih sangat tidak memungkinkan,” ujarnya dalam konferensi pers.

Ia menegaskan, meskipun hilal tidak terlihat di lokasi tersebut, hal itu tidak otomatis menentukan awal puasa dimulai lusa. Hasil pemantauan akan dilaporkan kepada Pengurus Besar NU (PBNU), yang selanjutnya menyampaikan ikhbar kepada Kementerian Agama Republik Indonesia.

PWNU DKI Jakarta Barat juga menyatakan tetap menunggu hasil resmi Sidang Isbat yang akan diumumkan pemerintah sebagai penentu awal Ramadan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, proses rukyat dilakukan di lantai dua masjid sejak pukul 17.00 WIB hingga matahari terbenam. Sejumlah perangkat telah disiapkan sejak pukul 15.00 WIB dan diarahkan ke ufuk barat.

Peralatan yang digunakan meliputi dua teleskop digital, rubbu mujayyab, serta satu theodolite yang berjajar di dekat pagar pembatas teras. Sepanjang proses pengamatan, pengurus PWNU dan Dewan Kemakmuran Masjid melantunkan selawat dan zikir.

Sejumlah jemaah juga memadati area pemantauan untuk menyaksikan langsung prosesi rukyatul hilal yang berlangsung khidmat tersebut.

Candra Pratama/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID