Indonesia Ambil Peran sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza

news.fin.co.id - 20/02/2026, 16:42 WIB

Indonesia Ambil Peran sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza

Indonesia akan kirim pasukan untuk gabung ISF di Gaza, Palestina.

fin.co.id - Indonesia akan mengambil peran sebagai wakil komandan dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza. Indonesia menerima tawaran dari Amerika Serikat (AS) untuk posisi tersebut.

Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers mengumumkan penunjukan tersebut pada 19 Februari 2026 di pertemuan perdana Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS, Donald Trump.

“Saya telah menawarkan dan Indonesia telah menerima posisi wakil komandan untuk ISF,” kata Jeffers, dikutip CNA.

“Dengan langkah-langkah awal ini, kami akan membantu mewujudkan keamanan yang dibutuhkan Gaza untuk masa depan yang sejahtera dan perdamaian abadi,” lanjutnya.

Advertisement

Jeffers mengatakan, bahwa personel ISF bertugas memastikan stabilitas di Gaza, dengan pasukan yang direncanakan akan dikerahkan di lima sektor berbeda. Setiap sektor akan ditugaskan satu brigade ISF.

Kelima sektor tersebut meliputi Rafah, Khan Yunis, Deir el-Balah, Kota Gaza, dan Gaza Utara.

"Dalam jangka pendek, kami berencana untuk mengerahkan pasukan ke sektor Rafah terlebih dahulu, selain pelatihan polisi," kata Jeffers dalam siaran langsung dari Gedung Putih.

Presiden Prabowo Akan Kerahkan Pasukan dalam Waktu 2 Bulan

Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang berada di Washington untuk pertemuan Dewan Perdamaian, mengaku akan mengerahkan pasukan ke Gaza sebagai bagian dari ISF dalam waktu dua bulan.

Tim pendahulu mungkin akan dikirim ke Gaza untuk memetakan wilayah tersebut dan melakukan analisis risiko, sambil juga menegaskan kembali bahwa Indonesia telah dipercayakan dengan peran kepemimpinan.

"Mereka meminta kami untuk menjadi wakil komandan," kata Prabowo seperti dikutip oleh kantor berita Antara. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan menunjuk perwira terbaiknya untuk posisi tersebut.

Sebelumnya, Indonesia mengatakan siap mengirim hingga 8.000 pasukan ke Gaza pada bulan April sebagai bagian dari ISF. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang secara terbuka berkomitmen untuk mengerahkan pasukan dalam misi perdamaian semacam itu.

Pada 9 Februari, Kepala Staf TNI AD, Jenderal Maruli Simanjuntak, mengatakan bahwa pihaknya kemungkinan akan mengerahkan 5.000 hingga 8.000 pasukan ke Gaza, meskipun rencana tersebut masih tentatif.

Advertisement
Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID