Mau Mudik Naik Kereta? Tenang, Masih Tersedia 2,2 Juta Tiket KA Angkutan Lebaran

news.fin.co.id - 21/02/2026, 23:53 WIB

Mau Mudik Naik Kereta? Tenang, Masih Tersedia 2,2 Juta Tiket KA Angkutan Lebaran

PT KAI sediakan diskon tiket selama arus balik.

fin.co.id - Saat ini masih tersedia 2,2 juta atau sekitar 59 persen tiket Kereta Api Angkutan Lebaran 2026. Hingga Sabtu, 21 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat telah terjual 1,58 juta tiket.

Menurut Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, berdasarkan data yang dimilikinya, menunjukkan okupansi tiket untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 baru menyentuh angka 40,87 persen dari total 3.872.810 tempat duduk yang disediakan.

Ia mengatakan, masyarakat masih memiliki peluang besar untuk mendapatkan jadwal perjalanan favorit, termasuk dengan adanya insentif tarif khusus 30 persen selama Lebaran.

"Pada periode 14 hingga 29 Maret 2026 tersedia insentif tarif sebesar 30 persen sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat selama Lebaran," ujar Anne, Sabtu, 21 Februari 2026, dikutip Antara.

Advertisement

Arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai titik tertinggi pada 23 Maret 2026, dengan total penjualan sementara sebanyak 114.113 tiket. Sehari setelahnya, yakni 24 Maret 2026, jumlah tiket yang terjual tercatat 112.758 lembar.

Sejumlah layanan kereta ekonomi jarak jauh menjadi pilihan favorit masyarakat. Di antaranya KA Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi serta KA Serayu dengan rute Pasar Senen–Purwokerto, yang mencatat jumlah penumpang paling banyak dibandingkan layanan lainnya.

Anne mengingatkan masyarakat agar membeli tiket melalui saluran resmi, seperti aplikasi Access by KAI maupun laman kai.id. Langkah tersebut penting untuk menghindari praktik penipuan sekaligus memastikan keamanan transaksi.

"Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Jika tanggal pilihan mulai padat, pelanggan dapat mempertimbangkan alternatif keberangkatan atau memanfaatkan skema connecting train," tuturnya.

Ia juga menyarankan calon penumpang yang tidak kebagian tiket pada tanggal favorit agar mempertimbangkan jadwal lain di luar periode puncak. Dengan memilih hari keberangkatan alternatif, peluang memperoleh tiket lebih besar sehingga perjalanan mudik tetap nyaman.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID