Jika Hamas Tidak Melucuti Senjata, Tentara Israel Ancam Duduki Seluruh Gaza

news.fin.co.id - 23/02/2026, 22:26 WIB

Jika Hamas Tidak Melucuti Senjata, Tentara Israel Ancam Duduki Seluruh Gaza

fin.co.id - Menteri Keuangan sayap kanan Israel, Bezalel Smotrich, mengatakan bahwa Hamas mungkin akan segera diberi tenggat waktu untuk meletakkan senjatanya.

“Kami memperkirakan bahwa dalam beberapa hari mendatang, Hamas akan diberi ultimatum untuk melucuti senjata dan sepenuhnya melakukan demiliterisasi Gaza,” kata Smotrich, Senin, 23 Februari 2026.

“Jika mereka tidak mematuhinya, IDF (tentara Israel) akan memiliki legitimasi internasional dan dukungan Amerika untuk melakukannya sendiri, dan IDF sudah mempersiapkan hal ini dan sedang membuat rencana,” lanjutnya.

Ia merupakan anggota kabinet keamanan Israel yang bertugas menyetujui operasi militer skala besar.

Advertisement

Di bawah fase pertama gencatan senjata yang disponsori AS di Gaza, tentara Israel mundur ke posisi di belakang apa yang disebut Garis Kuning, tetapi masih menguasai lebih dari setengah wilayah tersebut.

Fase kedua yang secara resmi dimulai bulan lalu merencanakan penarikan bertahap tentara Israel dan pelucutan senjata Hamas, yang ditentang keras oleh kelompok militan tersebut.

“Militer Israel pasti akan masuk dan menduduki Gaza jika Hamas tidak bubar,” kata Smotrich. Menurutnya, saat ini ada dua atau tiga alternatif yang sedang dipertimbangkan.

Rencana perdamaian yang diajukan oleh Presiden AS Donald Trump juga menyerukan pembentukan pasukan penjaga perdamaian berkekuatan 20.000 orang, yang disebut Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), yang telah dikerahkan oleh beberapa negara.

Ditanya bagaimana tentara Israel akan beroperasi melawan Hamas ketika tentara asing dikerahkan di lapangan, Smotrich mengatakan bahwa Hamas akan “menarik diri dengan sangat cepat dan memungkinkan (militer Israel) untuk masuk.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID