7 Sekolah Kurikulum Cambridge di Yogyakarta 2026: Biaya, Program, dan Keunggulannya
Kurikulum pendidikan di Indonesia memang kerap berubah mengikuti kebijakan pemerintah. Perubahan ini sering membuat siswa, orang tua, hingga guru harus kembali beradaptasi dengan sistem baru.
Sejak 2022, sekolah unggulan Muhammadiyah ini mengadopsi kurikulum Cambridge yang dipadukan dengan tiga kurikulum lain, yakni kurikulum Kemdikbudristek, Kemenag, dan kurikulum kekhasan Mu’allimaat.
Biaya siswa baru sekitar Rp 6,5 juta dengan infaq Rp 33–41 juta. SPP bulanan program internasional sebesar Rp 1,6 juta.
Model pendidikan ini menarik karena menggabungkan pendidikan agama yang kuat dengan standar akademik global.
-
Mutiara Persada School
Baca Juga
Berlokasi di Bantul, sekolah ini menerapkan sistem dual curriculum. Untuk Cambridge Class, seluruh materi, silabus, dan asesmen diambil langsung dari Cambridge.
Biaya tahunan untuk kegiatan dan buku berkisar Rp 1,5–5,4 juta tergantung kelas. Estimasi uang pangkal berada di kisaran Rp 7,5–30 juta.
Sekolah ini menjadi alternatif bagi orang tua yang menginginkan kurikulum internasional dengan pendekatan lebih fleksibel.
-
Fawwaz Global Islamic School
Baca Juga
Fawwaz GIS mengadopsi Cambridge Early Years untuk pendidikan anak usia dini hingga jenjang Primary.
Biaya pengembangan pendidikan untuk pendaftar baru berkisar Rp 14–17 juta, dengan biaya tahunan sekitar Rp 5 juta.
Sekolah ini menekankan fondasi akademik dan pembentukan karakter sejak dini dengan pendekatan global.
-
Olifant School
Olifant School menggunakan tiga kurikulum sekaligus, yaitu Kurikulum Merdeka, Kurikulum Cambridge, dan Kurikulum Life Skill.
Kurikulum Cambridge diterapkan pada mata pelajaran Mathematics, Science, dan English. Sementara mata pelajaran lain tetap menggunakan kurikulum nasional.
Biaya tahun pertama mencapai sekitar Rp 68 juta. Untuk jenjang menengah, biaya operasional bulanan berkisar Rp 4–6 juta, dengan uang pangkal SMP/SMA di kisaran Rp 30–50 juta.