Gagal Tawuran di Jembatan Cisadane, Enam Remaja Ditangkap Polisi 

news.fin.co.id - 26/02/2026, 16:24 WIB

Gagal Tawuran di Jembatan Cisadane, Enam Remaja Ditangkap Polisi 

Kepolisian Sektor (Polsek) Cisauk mengamankan enam remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Lingkar Selatan. (rfh)

fin.co.id -  Kepolisian Sektor (Polsek) Cisauk mengamankan enam remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Keranggan, Setu, Tangerang Selatan, pada Kamis (26/2/2026) dini hari.

Penangkapan tersebut bermula saat jajaran Polsek Cisauk bersama Tim Perintis Presisi Polres Tangerang Selatan melakukan patroli rutin "Cipta Kondisi" untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, menjelaskan bahwa sekitar pukul 03.00 WIB, petugas yang bersiaga di pos pantau perempatan Muncul mencurigai dua unit sepeda motor yang masing-masing ditumpangi oleh tiga orang remaja.

"Kami melakukan pengejaran dan memberhentikan kendaraan tersebut. Setelah diperiksa, petugas menemukan satu buah penggaris besi panjang," ujar Dhady dalam keterangannya kepada media, Kamis.

Advertisement

Tak berhenti pada temuan penggaris besi, petugas melakukan interogasi mendalam di lokasi. Hasilnya, para remaja yang masih berstatus pelajar tersebut mengaku telah menyembunyikan senjata tajam jenis celurit di sebuah bengkel motor di kawasan Keranggan.

Petugas kemudian bergerak menuju lokasi yang disebutkan dan menemukan celurit yang diselipkan di antara tumpukan ban bekas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, keenam remaja berinisial A (15), Y (15), R (16), S (15), A (14), dan IR (14) itu mengakui telah berjanji melakukan tawuran dengan kelompok lain asal Pamulang dan Serpong di Jembatan Kranggan Cisadane.

"Rencana aksi ini dipicu melalui tantangan di media sosial. Mereka sudah membuat janji pertemuan di titik tersebut," ungkap Dhady.

Saat ini, para remaja beserta barang bukti berupa dua unit sepeda motor, penggaris besi, dan sebilah celurit telah diamankan di Mapolsek Cisauk untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim.

Sebagai langkah pembinaan, pihak kepolisian akan memanggil orang tua, pengurus RT/RW tempat tinggal para remaja, serta berkoordinasi dengan pihak sekolah. AKP Dhady menegaskan bahwa patroli intensif akan terus digencarkan, terutama pada jam rawan dini hari, guna mencegah jatuhnya korban akibat aksi premanisme jalanan.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.