Dana Murah (CASA) Melimpah, Likuiditas Sangat Sehat
Bagaimana dengan napas atau likuiditasnya? BRI ternyata punya tabungan yang sangat kuat. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 7,4% yoy, menyentuh angka antara Rp1.466 triliun hingga Rp1.497 triliun. Menariknya, porsi dana murah atau CASA mencapai 70,6% dari total simpanan.
Lonjakan paling terasa ada pada saldo giro yang tumbuh hampir 20%, tepatnya 19,7% yoy, disusul tabungan yang naik 7,9%. Dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) di level 91,4%, likuiditas bank ini masih masuk kategori sangat memadai (ample) untuk menyokong ekspansi di tahun-tahun mendatang. Indikator kesehatan lainnya seperti LCR di level 136,9% dan NSFR sebesar 117,7% juga berada jauh di atas ambang batas regulator sebesar 100%.
Melihat data yang serba hijau ini, sepertinya strategi BRI untuk tetap ofensif namun terukur berhasil memberikan hasil yang memuaskan. Apakah ini saat yang tepat untuk memasukkan saham BBRI ke dalam radar investasi Anda? Keputusan ada di tangan Anda, namun angka-angka di atas sulit untuk diabaikan begitu saja. (*)