Megapolitan . 27/02/2026, 16:18 WIB

Arab Saudi Stop Impor Ayam dan Telur dari Indonesia, Ini Alasan Kementan

Penulis : Gatot Wahyu  |  Editor : Gatot Wahyu

fin.co.id - Kementerian Pertanian (Kementan) angkat bicara terkait kebijakan pembatasan impor unggas dan telur oleh Saudi Food and Drug Authority (SFDA).

Pemerintah menilai kebijakan tersebut merupakan langkah sanitari berbasis kehati-hatian yang lazim dalam perdagangan internasional produk peternakan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menjelaskan Indonesia memang masih masuk dalam daftar negara yang dikenakan pembatasan impor unggas oleh Arab Saudi. Namun, ia menegaskan kebijakan itu bukan hal baru.

Berlaku Sejak Wabah Flu Burung Global

Menurut Agung, Indonesia mulai masuk daftar temporary banned sejak 2004, seiring meningkatnya kasus avian influenza atau flu burung secara global pada pertengahan 2000-an.

Kebijakan tersebut terus diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan penyakit unggas dunia.

“Kebijakan sanitari seperti ini bersifat dinamis dan berbasis risiko. Ini mekanisme umum dalam perdagangan veteriner internasional,” ujar Agung dalam keterangan tertulis, Jumat (27/2/2026).

Ia menambahkan, pembatasan tersebut tidak serta-merta mencerminkan kondisi terkini sistem kesehatan hewan nasional secara menyeluruh.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com