Hukum dan Kriminal . 27/02/2026, 06:39 WIB

Fakta-Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok oleh Pria yang Sakit Hati Cintanya Ditolak

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Insiden kekerasan terjadi di lingkungan kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska), Pekanbaru, Kamis 26 Februari 2026 pagi. Seorang mahasiswi Ilmu Hukum berinisial Farradhila Ayu Pramesti (23) menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh sesama mahasiswa, Rehan Mujafar (21).

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 07.30 WIB di lantai dua Gedung Fakultas Syariah dan Hukum itu sontak membuat suasana kampus mencekam. Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari kejadian tersebut:

1. Terjadi di Dalam Gedung Fakultas

Aksi penyerangan berlangsung di area kampus saat aktivitas pagi baru dimulai. Korban dibacok di bagian kepala dan tangan kiri hingga tergeletak bersimbah darah. Sejumlah mahasiswa yang berada di sekitar lokasi tidak berani mendekat dan hanya bisa berteriak meminta pelaku menghentikan aksinya. Petugas keamanan kampus kemudian datang dan mengamankan pelaku.

2. Pelaku Membawa Senjata Tajam dari Rumah

Rehan, yang merupakan mahasiswa semester 8, diketahui membawa kampak dan parang dari rumahnya di Bangkinang, Kabupaten Kampar. Senjata tajam itu disimpan di dalam tas sebelum digunakan. Polisi menduga ada unsur perencanaan dalam aksi tersebut.

"Pelaku memang sudah bawa senjata tajam dari rumah. Diduga niatnya membunuh korban. Namun, pelaku berhenti menganiaya setelah mahasiswa bersorak 'cukup, cukup'," kata Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwa.

3. Korban Diserang Saat Menunggu Ujian Skripsi

Pagi itu, korban dijadwalkan mengikuti ujian munaqasyah atau ujian skripsi. Ia tengah menunggu giliran di dalam ruangan ketika pelaku tiba-tiba datang dan langsung menyerang menggunakan kampak. Korban sempat berusaha menangkis serangan hingga tangan kirinya terluka. Ia juga mencoba melarikan diri, namun terus dikejar. Dalam kondisi terluka parah, korban berupaya menahan senjata yang dipegang pelaku.

4. Motif Diduga Karena Penolakan Cinta

Setelah diamankan, Rehan ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Polsek Bina Widya. Dari pemeriksaan awal, pelaku mengaku sakit hati karena cintanya ditolak. Ia menyukai korban, tetapi korban disebut telah memiliki kekasih. Penolakan tersebut diduga menjadi pemicu aksi nekat itu.

5. Korban Dirawat Intensif

Usai kejadian, korban segera dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapat pertolongan medis. Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad dan Kapolsek Bina Widya Kompol Nusirwan menjenguk korban di rumah sakit.

"Korban sudah diberikan penangan medis. Kondisi korban masih stabil," kata Kombes Pandra saat diwawancarai wartawan, Kamis.

Korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau di Pekanbaru untuk pemulihan lebih lanjut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com