Hukum dan Kriminal . 27/02/2026, 17:31 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Kabar mengejutkan datang dari wilayah Kodam XVII/Cenderawasih. Sebuah dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang ibu persit (istri prajurit) dengan 13 oknum anggota TNI AD kini menjadi sorotan serius internal militer.
Perempuan berusia 26 tahun asal Jayapura tersebut diduga menjalin hubungan terlarang dengan 13 prajurit aktif.
Informasi ini mencuat setelah suaminya sendiri, seorang anggota TNI, mengambil langkah resmi dengan melayangkan laporan tertulis kepada pimpinan satuan.
Kasus ini bermula ketika Sertu Agustian, anggota Batalyon Infanteri 756/Wimane Sili, menyampaikan pengaduan resmi bermaterai pada 17 Februari 2026 di markas Yonif 756/WMS, Wamena.
Dalam laporan tersebut, ia menyebut nama istrinya, Fadila Sasbila Nurahmidin, beserta 13 oknum prajurit yang diduga memiliki hubungan khusus dengannya.
Setelah laporan diterima, proses klarifikasi langsung dilakukan. Fadila diperiksa sebagai saksi kunci, sementara sepuluh prajurit dipanggil untuk memberikan keterangan tertulis mengenai kronologi yang terjadi.
Penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk telepon genggam serta dokumen pribadi seperti kartu keluarga dan buku nikah.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap fakta yang mencengangkan. Dari sembilan prajurit yang telah dimintai keterangan, sebagian besar mengakui adanya hubungan intim.
Beberapa di antaranya menyebut perkenalan terjadi melalui media sosial seperti TikTok maupun WhatsApp. Ada pula yang mengaku pertama kali bertemu saat bertugas di Papua.
Lokasi yang disebut dalam pemeriksaan bervariasi, mulai dari rumah dinas, kos-kosan di Jalan Bhayangkara, hingga hotel di wilayah Wamena.
Mayoritas prajurit menyampaikan komunikasi awal hingga ajakan bertemu disebut berasal dari pihak perempuan.
Meski demikian, pengakuan tersebut tetap dalam pendalaman penyidik untuk memastikan fakta sebenarnya.
Dari seluruh nama yang diperiksa, sebagian berstatus lajang, sementara satu prajurit diketahui telah berkeluarga.
Penyidik mencatat masih ada empat oknum lain yang diduga terlibat namun belum dimintai keterangan. Beberapa di antaranya sedang menjalani cuti atau bertugas di satuan berbeda.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media