HEBOH! Dapur MBG Terima Rp500 Juta per 12 Hari, Dana Rp240 Triliun Disebut Putar Ekonomi Daerah

news.fin.co.id - 28/02/2026, 10:25 WIB

HEBOH! Dapur MBG Terima Rp500 Juta per 12 Hari, Dana Rp240 Triliun Disebut Putar Ekonomi Daerah

ilustrasi

fin.co.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Kali ini, publik dibuat heboh dengan besarnya alokasi dana yang diterima setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG.

Pemerintah disebut menggelontorkan dana rata-rata Rp500 juta untuk setiap SPPG dalam periode 12 hari guna menjalankan program tersebut.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dalam acara Sosialisasi Regulasi Kepegawaian di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Advertisement

Menurut Dadan, dari total anggaran Rp268 triliun yang disiapkan pemerintah untuk MBG, sebesar 93 persen atau sekitar Rp240 triliun langsung beredar di daerah melalui SPPG.

“BGN hadir menghadirkan pola baru, di mana 93 persen dana BGN itu disalurkan langsung ke SPPG-SPPG. Jadi, kalau ada dana Rp268 triliun, kurang lebih Rp240 triliun uang beredar dari Sabang sampai Merauke dan setiap 12 hari, setiap SPPG menerima Rp500 juta,” ujar Dadan.

Ia menegaskan, model ini berbeda dari pola sebelumnya karena tidak ada dana yang disalurkan melalui pemerintah daerah. Dana langsung mengalir ke unit pelaksana di lapangan.

Uang yang Sudah Beredar Capai Rp36 Triliun

Dadan mengungkapkan, hingga saat ini dana yang telah beredar di berbagai daerah mencapai kurang lebih Rp36 triliun. Angka ini dinilai sangat besar, terutama karena terjadi pada awal tahun anggaran.

Menurutnya, perputaran dana tersebut menjadi penggerak ekonomi yang nyata di seluruh Indonesia. Besarnya dana yang beredar di suatu daerah sangat tergantung pada jumlah SPPG yang beroperasi.

“Semakin banyak SPPG yang beroperasi di suatu daerah, semakin besar pula dana yang beredar di wilayah tersebut,” jelasnya.

Dengan kata lain, kehadiran dapur MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi instrumen distribusi ekonomi langsung ke masyarakat.

Serapan Produk Lokal Dijamin Negara

Advertisement

Tak hanya soal perputaran dana, Dadan juga menyoroti dampak positif MBG terhadap sektor produksi lokal. Ia menyebut, produk-produk lokal kini memiliki kepastian pasar karena diserap langsung untuk kebutuhan program MBG.

“Belum pernah terjadi dalam era mana pun, produksi lokal dijamin penyerapannya oleh negara seperti sekarang,” katanya.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID