Nasional . 28/02/2026, 10:25 WIB

HEBOH! Dapur MBG Terima Rp500 Juta per 12 Hari, Dana Rp240 Triliun Disebut Putar Ekonomi Daerah

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Ia bahkan memberi contoh petani wortel di Nusa Tenggara Timur yang disebut merasakan kenaikan harga hingga tiga kali lipat karena tingginya permintaan dari program MBG.

Kenaikan serapan ini berdampak langsung pada peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP). Dadan menyebut, rata-rata NTP saat ini mencapai angka 125, naik signifikan dari sebelumnya yang berada di kisaran 102.

Jika NTP hanya berada di angka 100–102, petani sekadar bertahan hidup tanpa ruang untuk investasi. Namun dengan capaian 125, petani memiliki ruang 25 poin untuk meningkatkan kesejahteraan dan berinvestasi.

“Saya yakin dengan program MBG ini, Nilai Tukar Petani akan bisa naik hingga 150,” ujarnya optimistis.

MBG Disebut Jadi Stimulus Ekonomi Signifikan

Dadan menegaskan, peredaran dana dalam jumlah besar di awal tahun merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.

Sebagai perbandingan, tahun lalu pemerintah menggelontorkan stimulus ekonomi sebesar Rp37 triliun pada kuartal pertama, yang mendorong pertumbuhan ekonomi 4,7 persen.

Sementara pada tahun ini, hingga Maret saja, peredaran dana melalui BGN diprediksi mencapai Rp62 triliun.

Dengan angka sebesar itu, ia menilai program MBG telah menjadi stimulus ekonomi yang signifikan. Banyak pelaku usaha melaporkan bahwa likuiditas di lapangan kini lebih mudah ditemukan karena perputaran uang yang masif dan merata.

Program MBG pun tidak hanya diposisikan sebagai kebijakan sosial untuk pemenuhan gizi, tetapi juga sebagai instrumen ekonomi yang mendorong pemerataan pendapatan di berbagai daerah. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com