JK: Wafatnya Ali Khamenei Menjadi Kehilangan Besar, Stabilitas Iran Jadi Perhatian

news.fin.co.id - 01/03/2026, 16:55 WIB

JK: Wafatnya Ali Khamenei Menjadi Kehilangan Besar, Stabilitas Iran Jadi Perhatian

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) kepada wartawan di kediamannya, Minggu, 1 Maret 2026. Foto: Anisha Aprilia

fin.co.id – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), menyatakan kesedihannya atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei akibat serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

“Kita tentu sangat bersedih bahwa pemimpin Iran, Ali Khamenei, wafat. Meskipun tentu juga di Iran sendiri terjadi banyak pergolakan,” kata JK kepada wartawan di kediamannya, Minggu, 1 Maret 2026.

Jusuf Kalla menyoroti kondisi politik Iran yang kini terbagi dalam tiga kelompok besar. Kelompok pertama adalah pemerintah yang selama ini memegang kekuasaan.

Kelompok kedua terdiri dari pihak-pihak yang menginginkan reformasi, terutama setelah 39 tahun sistem berjalan di negara tersebut. Sedangkan kelompok ketiga adalah unsur monarki lama yang berafiliasi dengan dinasti Mohammad Reza Pahlavi.

Advertisement

“Nah ini dua kelompok ini tentu saja senang dengan situasi ini. Jadi tidak semua memang Iran itu ada suatu masalah,” jelas dia.

Meski begitu, JK menekankan, meninggalnya Ali Khamenei tetap menjadi peristiwa yang patut disayangkan, sekaligus menimbulkan kekhawatiran terkait dampaknya bagi stabilitas Iran dan kawasan secara luas.

“Kita bersedih dan khawatir akan hal tersebut,” imbuhnya.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki perhatian moral terhadap peristiwa ini. Jusuf Kalla berharap ketegangan yang terjadi dapat segera mereda.

“Indonesia tentu berupaya, setidak-tidaknya mendoakan agar situasi ini segera berhenti. Karena untuk mendamaikan itu sulit sekali dan tidak mudah dilakukan seperti yang kita harapkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan AS dan Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026. Laporan CNN pada Minggu, 1 Maret 2026, menyebut kabar kematian Khamenei telah dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran, setelah sebelumnya sempat dibantah.

“Ayatollah Ali Khamenei telah terbunuh setelah serangan besar-besaran AS-Israel terhadap negara tersebut,” bunyi laporan CNN.

Anisha Aprilia/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID