Nasional . 01/03/2026, 11:50 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Poros Perlawanan dan Konfrontasi Terbuka
Strategi regional Khamenei berpusat pada pembentukan "Poros Perlawanan". Melalui jaringan ini, Iran mendukung kelompok-kelompok seperti Hizbullah di Lebanon, faksi-faksi di Irak dan Yaman, serta Hamas di Palestina. Tujuannya jelas: melawan pengaruh Israel dan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Ketegangan mencapai titik didih setelah perang di Gaza pada Oktober 2023. Khamenei berulang kali menyerukan isolasi diplomatik bagi Israel dan bersumpah akan membalas setiap serangan udara yang menargetkan situs-situs Iran.
Reaksi Dunia dan Masa Depan Iran
Presiden AS Donald Trump dalam pernyataan resminya mengklaim bahwa sistem intelijen canggih mereka berhasil melacak pergerakan Khamenei. Trump juga kembali menyerukan agar rakyat Iran merebut kembali negara mereka setelah hilangnya sang pemimpin tertinggi.
Kini, Iran menghadapi ketidakpastian besar. Hilangnya sosok yang menjadi kompas politik dan militer selama 37 tahun ini memaksa Teheran untuk segera melakukan suksesi kepemimpinan di tengah ancaman perang regional yang semakin nyata. Masa depan Iran kini bergantung pada siapa yang akan mengisi takhta di puncak kekuasaan ulama tersebut.(*).
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media