Ekonomi . 02/03/2026, 16:16 WIB

Bahaya Penambahan Layer Cukai Rokok: Anak Muda Jadi Tumbal Kebijakan 'Sesat Nalar'

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

Tuntutan Pembatalan dan Kembali ke Khittah

Tulus Abadi mendesak agar Menkeu Purbaya membatalkan wacana ini. Ia mencurigai bahwa kebijakan tersebut didorong oleh kepanikan pemerintah dalam mengejar target pendapatan negara di tengah beban utang yang kian menggunung. Ia menegaskan bahwa pemerintah seharusnya kembali pada mandat Undang-Undang, di mana cukai diposisikan sebagai alat pengendalian, bukan alat eksploitasi pendapatan.

"Paradigma Menkeu Purbaya harus kembali kepada khittah dan filosofi universal perihal cukai, bahwa cukai adalah untuk pengendalian konsumsi, bukan untuk eksploitasi pendapatan negara," pungkasnya. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com