fin.co.id - Isu tewasnya mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ramai diberitakan sejumlah media internasional.
Namun, pihak Iran dengan tegas membantah kabar tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak benar.
Di tengah memanasnya konflik Iran–Israel, berbagai laporan simpang siur beredar luas, termasuk klaim bahwa Ahmadinejad gugur dalam serangan udara di Teheran.
Berikut penjelasan lengkap dari pihak Iran serta perkembangan terbaru konflik di kawasan Timur Tengah.
Ahmadinejad Masih Hidup
Sejumlah media Israel dan AS sempat melaporkan bahwa Ahmadinejad dan para pengawalnya tewas dalam serangan udara pada Sabtu lalu. Bahkan, kantor berita Iran, Iran Labor News Agency (ILNA), awalnya turut memuat laporan tersebut.
Namun tak lama kemudian, ILNA mengklarifikasi bahwa kabar kematian Ahmadinejad tidak dapat dikonfirmasi.
Partai yang menaungi Ahmadinejad, Dolate Bahar, secara resmi membantah isu tersebut.
“Laporan tentang kematian Dr Ahmadinejad dalam serangan Amerika-Israel adalah salah,” demikian pernyataan resmi partai tersebut, Senin (2/3/2026).