Menhan Israel: Pemimpin Hizbullah Lebanon Jadi Target untuk Dieliminasi

news.fin.co.id - 02/03/2026, 20:08 WIB

Menhan Israel: Pemimpin Hizbullah Lebanon Jadi Target untuk Dieliminasi

fin.co.id - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengatakan bahwa pemimpin Hizbullah Lebanon, Naim Kassem kini menjadi "target untuk dieliminasi".

Hal ini diungkapkan Katz, setelah kelompok militan yang bersekutu dengan Iran itu menembaki Israel sebagai balasan atas pembunuhan Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Kepala militer Israel Eyal Zamir mengatakan pertempuran melawan kelompok militan Lebanon Hizbullah, yang dimulai Senin, 2 Maret 2026 pagi, dapat berlangsung hingga berhari-hari.

"Kami telah melancarkan kampanye ofensif terhadap Hizbullah," kata Zamir dalam sebuah video yang dibagikan oleh militer pada awal pekan ini.

Advertisement

Pernyataan ini dikeluarkan beberapa jam setelah serangan roket yang diklaim oleh Hizbullah memicu gelombang serangan Israel di Lebanon. "Kita harus siap untuk pertempuran selama beberapa hari, bahkan banyak hari.

Pemerintah Lebanon Larang Hizbullah Terlibat Perang AS-Israel vs Iran

Sementara itu, Pemerintah Lebanon melarang aktivitas militer Hizbullah, setelah kelompok itu menembaki Israel untuk membalas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran.

Dalam sebuah pernyataan setelah rapat kabinet, Perdana Menteri Nawaf Salam mengatakan, negara menolak tindakan militer apa pun yang dilancarkan dari wilayah Lebanon di luar kerangka lembaga-lembaga yang sah dan menegaskan bahwa keputusan perang dan damai sepenuhnya berada di tangan negara.

"Hal ini mengharuskan pelarangan segera terhadap semua kegiatan keamanan dan militer Hizbullah karena melanggar hukum, dan mewajibkannya untuk menyerahkan senjatanya kepada negara Lebanon," katanya.

Hizbullah, yang didirikan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran pada tahun 1982, mengatakan serangannya adalah untuk membalas "darah murni" Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yang tewas dalam pemboman pada hari Sabtu.

Israel menganggap Hizbullah bertanggung jawab atas eskalasi tersebut dan menyatakan pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, sebagai "target untuk dieliminasi."

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID