Internasional . 03/03/2026, 14:57 WIB

KONTROVERSI Visi 'Israel Raya' Kembali Menguat! Apa Dampaknya Jika Iran Takluk dalam Perang Iran vs Israel-AS?

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Jika Iran Takluk, Apa Dampaknya?

Mantan Ketua Komisi I DPR RI (Hubungan Luar Negeri), Mahfuz Sidik, menilai konflik Iran vs Israel-AS yang meluas dan berkepanjangan akan berdampak besar terhadap keseimbangan kekuatan di Timur Tengah.

Menurutnya, jika kekuatan militer Iran berhasil dihancurkan, maka Israel berpotensi menjadi satu-satunya kekuatan militer dominan di kawasan.

“Kehancuran Iran sebagai kekuatan terakhir poros perlawanan terhadap Israel akan memuluskan ambisi Israel Raya,” ujar Mahfuz pada Selasa (3/3/2026).

Ia menambahkan, dalam skenario tersebut, wilayah seperti Lebanon, Suriah, Irak, Yordania, Mesir hingga Arab Saudi bisa menghadapi tekanan geopolitik atau bahkan ancaman agresi lanjutan.

Iran selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer terbesar di Timur Tengah dan menjadi penyeimbang dominasi Israel di kawasan. Jika Iran takluk, konfigurasi kekuatan regional akan berubah drastis.

Apakah Invasi Militer Akan Meluas?

Meski wacana Israel Raya banyak dikaitkan dengan kelompok nasionalis religius di Israel, realitas politik internasional jauh lebih kompleks. Setiap langkah ekspansi militer akan berhadapan dengan hukum internasional, tekanan diplomatik global, serta potensi respons dari negara-negara besar lainnya.

Selain itu, kawasan Timur Tengah memiliki jaringan aliansi yang rumit. Intervensi lebih luas bisa memicu konflik regional berskala besar, bahkan berisiko menyeret kekuatan global.

Saat ini, Israel dilaporkan hampir sepenuhnya menguasai Gaza. Di sisi lain, serangan terhadap Iran dengan dukungan Amerika Serikat memperbesar eskalasi konflik.

Namun pertanyaan besarnya tetap sama: apakah visi Israel Raya benar-benar akan menjadi kebijakan resmi negara, atau hanya retorika politik yang memperkuat basis domestik?

Geopolitik yang Semakin Rumit

Konsep Israel Raya bukan sekadar isu teritorial, tetapi menyentuh aspek sejarah, agama, nasionalisme, dan hukum internasional. Setiap pernyataan atau simbol peta memiliki implikasi besar terhadap stabilitas kawasan.

Jika Iran sebagai salah satu aktor utama di poros perlawanan melemah, keseimbangan kekuatan akan berubah. Tetapi apakah itu otomatis membuka jalan ekspansi militer baru, masih menjadi perdebatan.

Yang jelas, Timur Tengah kembali berada di titik kritis. Dunia internasional kini mengamati dengan cermat, karena setiap eskalasi di kawasan ini tidak hanya berdampak regional, tetapi juga pada stabilitas ekonomi dan politik global. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com