Menlu Sugiono: Tidak Semua WNI di Iran Ingin Dievakuasi

news.fin.co.id - 04/03/2026, 13:18 WIB

Menlu Sugiono: Tidak Semua WNI di Iran Ingin Dievakuasi

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 3 Maret 2026. Foto: Anisha Aprilia

fin.co.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengatakan, tidak semua warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran memilih untuk dievakuasi di tengah situasi keamanan yang berkembang.

Menurutnya, hingga saat ini terdapat 15 WNI yang telah menyatakan kesediaan untuk dipulangkan. Pemerintah, lanjut Sugiono, menghormati keputusan setiap individu. Bagi WNI yang merasa perlu kembali ke Indonesia, negara memastikan proses evakuasi akan difasilitasi.

“Perlu diketahui dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menjelaskan, proses evakuasi akan dilakukan secara bertahap dengan memperhitungkan kondisi keamanan terkini di lapangan. Pemerintah terus mengikuti perkembangan situasi mengingat dinamika kawasan yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Advertisement

Rencananya, jalur evakuasi akan ditempuh melalui Kota Baku, Azerbaijan. Para WNI akan diberangkatkan dari Teheran menuju Baku melalui jalur darat.

"Evakuasi dari Teheran itu mereka harus di bawa ke Baku (Azerbaijan). Dari Teheran ke Baku itu 10 jam perjalanan darat," tegas Sugiono.

Sugiono juga mengakui bahwa kondisi ke depan masih penuh ketidakpastian. Oleh sebab itu, kesiapan menjadi hal yang sangat penting. Ia menegaskan bahwa Presiden telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk bersiaga menghadapi berbagai kemungkinan.

“Saya kira situasi ke depan masih akan terus berkembang, kita akan melihat apa yang akan terjadi. Tapi tadi juga disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apapun yang akan terjadi kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” katanya.

Anisha Aprilia/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID