Nasional . 04/03/2026, 14:39 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Data Hasil Medis CT Scan
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, pemindaian CT Scan di RS Bhayangkara Bengkulu menunjukkan adanya pendarahan otak pada korban.
Sebelumnya, Fatih sempat mendapat penanganan darurat di RSUD Lagita Ketahun dengan kondisi kesadaran menurun dan nilai Glasgow Coma Scale (GCS) 6, yang mengindikasikan cedera otak berat dan mengancam jiwa.
Karena membutuhkan tindakan lanjutan dan fasilitas bedah saraf, korban kemudian dirujuk ke RS Tiara Sella untuk menjalani operasi. Fatih dinyatakan meninggal dunia sekitar 12 jam setelah prosedur operasi dilakukan.
Hasil Uji Laboratorium BPOM
Pemeriksaan sampel makanan (burger) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjadi titik krusial dalam kasus ini.
Hasil uji laboratorium menunjukkan:
Tidak ditemukan bakteri E. coli
Negatif boraks
Negatif formalin
Tidak ada kandungan nitrit
Tidak ditemukan arsen maupun sianida
Tidak ada indikasi cemaran lain yang mengarah pada keracunan pangan
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media