MAKIN PANAS! AS Kontak Milisi Kurdi untuk Bantu Serangan Darat ke Iran, Teheran akan Tumbang?

news.fin.co.id - 05/03/2026, 08:36 WIB

MAKIN PANAS! AS Kontak Milisi Kurdi untuk Bantu Serangan Darat ke Iran, Teheran akan Tumbang?

fin.co.id  -  Dalam beberapa hari belakangan, milisi Kurdi Iran dilaporkan tengah membangun jalur komunikasi yang intens dengan pihak Amerika Serikat. Langkah ini dilakukan guna mendiskusikan potensi serangan yang menyasar pasukan keamanan Iran di kawasan barat negara tersebut, sebagaimana diungkapkan oleh tiga sumber yang memahami jalannya pembahasan itu.

Berdasarkan laporan Reuters pada tanggal 3 Maret, sebuah koalisi yang terdiri dari kelompok-kelompok Kurdi Iran telah melakukan serangkaian latihan militer sebagai bentuk persiapan operasi. Kelompok ini diketahui berbasis di wilayah semi-otonom Kurdistan Irak, tepatnya di area perbatasan Iran-Irak. Upaya tersebut ditujukan untuk melemahkan kekuatan militer Iran, di mana saat ini Amerika Serikat dan Israel juga tengah melancarkan serangan bom serta rudal terhadap berbagai target di Teheran dan sekitarnya.

Dua sumber menjelaskan bahwa tujuan fundamental dari rencana operasi ini adalah guna menciptakan ruang bagi warga Iran yang menentang rezim Islam agar dapat memulai pergerakan. Momentum ini diambil menyusul kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta sejumlah pejabat tinggi lainnya sejak dimulainya serangan AS-Israel pada Sabtu lalu.

Walaupun demikian, hingga saat ini keputusan final mengenai pelaksanaan operasi maupun penentuan waktu serangannya dikabarkan belum mencapai kesepakatan tetap. Para sumber memberikan keterangan ini dengan syarat anonim mengingat sifat perencanaan militer yang sangat sensitif.

Advertisement

Negosiasi Dukungan CIA

Selain koordinasi taktis, kelompok-kelompok Kurdi tersebut dilaporkan sedang mengajukan permohonan dukungan militer kepada Amerika Serikat. Di saat yang sama, para pemimpin Irak di wilayah Erbil dan Baghdad juga dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan pemerintahan Presiden Donald Trump dalam beberapa hari terakhir.

Dua sumber menyatakan bahwa saat ini pasukan Kurdi sedang dalam tahap negosiasi dengan Washington mengenai kemungkinan bantuan dari CIA, yang mencakup penyediaan persenjataan bagi personil mereka.

Media asal Amerika Serikat, CNN, sebelumnya telah melaporkan adanya keterlibatan pihak CIA dalam proses komunikasi dengan kelompok Kurdi tersebut serta adanya potensi operasi darat. Sementara itu, Axios menyebutkan bahwa Presiden Donald Trump telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan dua pemimpin tertinggi Kurdistan Irak pada pekan ini.

Kebutuhan Dukungan Militer AS

Sejumlah pengamat memberikan penilaian bahwa operasi apa pun yang dilancarkan melalui wilayah Irak hampir bisa dipastikan memerlukan sokongan militer serta dukungan intelijen yang signifikan dari pihak Amerika Serikat.

Pihak Pentagon sebelumnya sempat menyatakan bahwa dua pangkalan militer milik AS yang berada di Erbil telah difungsikan untuk mendukung koalisi internasional dalam upaya memerangi militan ISIS.

Relasi antara kelompok Kurdi di Kurdistan Irak dengan Washington memang merupakan hubungan yang sudah terjalin lama, termasuk rekam jejak kerja sama saat Perang Irak dan operasi penumpasan ISIS. Namun, dinamika politik internal serta pergeseran ideologi maupun loyalitas dari kelompok-kelompok tersebut sering kali membuat hubungan dengan Amerika Serikat menjadi kompleks.

Hingga kini, belum dapat dipastikan seberapa efektif daya tempur milisi Kurdi Iran apabila mereka benar-benar terjun dalam pertempuran di dalam wilayah Iran. Hal ini dikarenakan tingkat pengalaman tempur para pejuangnya dinilai sangat beragam.

Advertisement
Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca