Mentan Amran Ancam Segel Distributor Nakal yang Mainkan Harga Daging dan Minyak Goreng

news.fin.co.id - 05/03/2026, 11:43 WIB

Mentan Amran Ancam Segel Distributor Nakal yang Mainkan Harga Daging dan Minyak Goreng

Mentan Andi Amran Sulaiman instruksikan Satgas Pangan segel distributor nakal yang mainkan harga daging dan minyak goreng saat stok melimpah jelang Ramadan 2026.Foto:IG@amran

fin.co.id – Menteri Pertanian yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memberikan peringatan keras kepada para pengusaha pangan. Ia menegaskan tidak akan memberi ampun bagi spekulan yang sengaja mempermainkan harga daging sapi, daging ayam, dan minyak goreng di tengah stok yang sebenarnya melimpah.

Amran mengungkapkan bahwa fluktuasi harga yang terjadi belakangan ini bukan karena masalah ketersediaan, melainkan adanya indikasi permainan di rantai distribusi. Untuk daging sapi, pemerintah memastikan seluruh rekomendasi impor sudah rampung sejak Desember 2025. Oleh karena itu, ia meminta pelaku usaha segera melepas stok daging ke pasar agar harga tidak merangkak naik.

"Kami meminta Satgas Pangan dan aparat kepolisian di seluruh Indonesia untuk bergerak cepat. Jika ditemukan pelanggaran, langsung segel saja. Jangan beri ampun karena ini menyusahkan masyarakat di bulan suci Ramadan," tegas Amran dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 5 Maret 2026.

Fokus penindakan kali ini akan menyasar distributor dan pabrik besar, bukan pedagang kecil di pasar. Amran merasa ironis melihat harga Minyakita melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), padahal Indonesia merupakan produsen minyak sawit terbesar dunia. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah menginstruksikan BUMN pangan untuk meningkatkan penyaluran Minyakita hingga di atas 35 persen.

Advertisement

Berdasarkan data SP2KP Kementerian Perdagangan per 4 Maret 2026, harga daging sapi nasional berada di angka Rp 135.293 per kg, masih di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp 140.000 per kg. Sementara itu, harga daging ayam ras mulai menunjukkan tren penurunan sebesar 0,14 persen menjadi Rp 40.192 per kg, mendekati target harga acuan di bawah Rp 40.000 per kg.

Amran mengapresiasi para pedagang yang tetap menjaga stabilitas harga di pasar. Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah akan terus memantau pergerakan harga komoditas strategis ini setiap hari guna memastikan kelancaran ibadah Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah tanpa beban harga pangan yang mencekik.

Lina
Lina
Penulis

Penulis FIN.CO.ID