fin.co.id - Pemerintah Iran mengungkapkan fakta memilukan terkait dampak serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel. Dari total korban tewas yang tercatat hingga saat ini, sekitar 30 persen di antaranya disebut merupakan anak-anak.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, pada Jumat. Ia menyebut proporsi korban anak-anak cukup besar di antara korban jiwa akibat serangan yang menargetkan sejumlah wilayah di negara tersebut.
Data terbaru mengenai korban juga disampaikan oleh lembaga resmi Iran yang menangani para korban konflik dan keluarga mereka.
Menurut Yayasan Martir dan Urusan Veteran Iran, jumlah korban tewas akibat rangkaian serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel telah mencapai 1.230 orang hingga Kamis.
"Sayangnya, hingga saat ini, hampir 30 persen dari korban tewas adalah anak-anak," kata Mohajerani seperti dikutip oleh stasiun televisi SNN.
Selain korban jiwa, kerusakan infrastruktur sipil juga dilaporkan cukup luas. Serangan tersebut berdampak pada ribuan bangunan serta sejumlah fasilitas publik yang digunakan masyarakat.
Mohajerani menjelaskan bahwa hingga saat ini sedikitnya 3.090 bangunan tempat tinggal dilaporkan mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Tidak hanya rumah warga, ratusan tempat usaha juga terdampak.
Selain itu, sekitar 528 toko turut mengalami kerusakan. Fasilitas kesehatan juga tak luput dari dampak serangan, dengan total 13 fasilitas medis dilaporkan terdampak.
Di antara fasilitas medis tersebut terdapat sembilan lokasi milik Bulan Sabit Merah Iran yang juga mengalami kerusakan.
Serangan militer tersebut diketahui terjadi pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer terhadap sejumlah target di Iran. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran berada di ibu kota Teheran serta wilayah lainnya.
Serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada berbagai bangunan serta menimbulkan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Ketegangan kemudian meningkat setelah Iran melakukan serangan balasan. Pemerintah Iran menargetkan sejumlah wilayah di Israel sebagai respons terhadap serangan sebelumnya.
Selain itu, Iran juga melancarkan serangan ke beberapa pangkalan militer milik Amerika Serikat yang berada di berbagai kawasan di Timur Tengah.
Rangkaian aksi militer dan serangan balasan tersebut semakin memperburuk situasi keamanan di kawasan dan memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas. *
Korban Tewas Serangan AS-Israel di Iran Capai 1.230 Orang, 30 Persennya Anak-Anak
news.fin.co.id - 07/03/2026, 08:54 WIB
Tim Redaksi
Korban anak-anak di Iran saat seranganAS-Irael ke Iran.