Nasional . 08/03/2026, 06:25 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
fin.co.id - Indonesia mendadak masuk dalam status waspada tinggi. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi telah mengeluarkan instruksi Siaga 1 Nasional bagi seluruh satuan prajurit di Indonesia.
Keputusan ini tertuang dalam Telegram Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani Asops Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026.
Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI diperintahkan menyiagakan seluruh personel dan alutsista di jajarannya.
Selain itu, dilakukan patroli di objek vital strategis dan pusat perekonomian seperti bandara, pelabuhan laut atau sungai, stasiun kereta, terminal bus, serta kantor PLN.
Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) diminta melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan keamanan wilayah udara Indonesia dari potensi ancaman.
Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI memerintahkan Atase Pertahanan (Athan) RI di negara terdampak konflik untuk mendata dan memetakan keberadaan warga negara Indonesia.
Selain itu, mereka juga diminta menyiapkan rencana evakuasi jika diperlukan serta berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia, dan otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah.
Kodam Jaya/Jayakarta diperintahkan melaksanakan patroli di berbagai objek vital strategis dan kawasan kedutaan besar.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan menjaga kondisi keamanan tetap kondusif di wilayah DKI Jakarta.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media