Tangerang Dikepung Banjir Akibat Hujan Deras dan Tanggul Jebol

news.fin.co.id - 08/03/2026, 14:24 WIB

Tangerang Dikepung Banjir Akibat Hujan Deras dan Tanggul Jebol

Petugas gabungan bersama relawan berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak di kawasan permukiman dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.

fin.co.id -  Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Tangerang sejak Sabtu (7/3/2026) malam hingga Minggu (8/3/2026) pagi memicu banjir luapan di sejumlah wilayah. Hingga Minggu siang, petugas gabungan bersama relawan masih berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak di kawasan permukiman dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah memobilisasi warga dari titik-titik banjir yang sulit dijangkau kendaraan.

"Tim di lapangan terus melakukan penanganan. Evakuasi dilakukan untuk memastikan keselamatan warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang sedang sakit," ujar Mahdiar pada Minggu (8/3/2026).

Berdasarkan data BPBD per pukul 06.30 WIB, genangan air tercatat merata di hampir seluruh kecamatan, mulai dari Periuk, Ciledug, hingga Karawaci. Kondisi diperparah dengan jebolnya tanggul di Perumahan Taman Cipulir, Kecamatan Larangan, yang menyebabkan air merangsek cepat ke rumah warga.

Advertisement

Beberapa titik dengan ketinggian air signifikan terpantau di Komplek Ciledug Indah 1, kawasan Duren Village, Periuk Damai, hingga kawasan Danau Situ Bulakan. Di lokasi-lokasi ini, petugas mengerahkan perahu karet untuk menjangkau warga.

"Ketinggian air bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga lebih dari satu meter di beberapa titik tertentu," tambah Mahdiar.

Selain evakuasi fisik, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai melakukan langkah darurat dengan pemasangan kisdam (bendungan sementara) di titik jembatan Bendungan Polor dan Kali Angke untuk menahan laju luapan sungai.

Saat ini, posko pengungsian telah diaktifkan di sejumlah titik strategis, seperti Rumah Potong Hewan (RPH) dan Mushola Petir di Cipondoh yang kini menampung sekitar 60 kepala keluarga, serta GOR Total Persada di wilayah barat.

Warga yang berada dalam kondisi darurat diimbau untuk segera menghubungi layanan hotline 112 atau pusat komando BPBD Kota Tangerang yang bersiaga selama 24 jam.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.