fin.co.id – Pejabat keamanan senior Iran Ali Larijani mengklaim bahwa sejumlah tentara Amerika Serikat telah ditangkap oleh pihak Iran. Ia juga menuduh Washington mencoba menutup-nutupi informasi terkait insiden tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Larijani melalui akun media sosial X pada Minggu. Ia menyebut laporan mengenai penangkapan tentara AS telah diterimanya dari sumber yang ia percayai.
“Dilaporkan kepada saya bahwa beberapa tentara Amerika telah ditawan. Namun pihak Amerika mengklaim bahwa mereka tewas dalam pertempuran,” tulis Larijani di platform media sosial X pada Minggu.
Larijani menambahkan bahwa menurutnya upaya untuk menyembunyikan informasi tersebut tidak akan bertahan lama.
“Terlepas dari usaha mereka yang sia-sia, kebenaran bukanlah sesuatu yang bisa mereka sembunyikan terlalu lama,” tambahnya.
Namun klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak militer Amerika Serikat. Washington menegaskan bahwa tidak ada tentara mereka yang ditangkap oleh Iran.
Seorang juru bicara United States Central Command atau CENTCOM kepada Al Jazeera menyatakan bahwa informasi yang disampaikan Iran tidak benar.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri meningkat sejak serangan besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.000 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi sekolah, serta sejumlah pejabat militer senior.
Konflik yang terus berlangsung itu memicu ketidakstabilan di berbagai negara di kawasan. Iran juga disebut telah melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah lokasi yang berkaitan dengan kepentingan Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah. *