Hukum dan Kriminal . 09/03/2026, 16:57 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Focus Group Discussion (FGD) tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari berbagai institusi penegak hukum dan organisasi masyarakat sipil.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa pedoman kebijakan yang sedang disusun akan melibatkan banyak pihak guna memastikan adanya parameter objektif dalam penerapannya.
Tujuannya adalah mencegah potensi penyalahgunaan wewenang maupun terjadinya disparitas hukum di lapangan.
Sebagai penutup arahannya, Jaksa Agung mengingatkan bahwa secanggih apa pun sistem hukum yang dibuat, keberhasilannya tetap bergantung pada integritas manusia yang menjalankannya.
Kejaksaan Agung berkomitmen untuk menerapkan sistem pengawasan internal yang berlapis serta menjaga transparansi administratif dalam setiap proses penegakan hukum.
Langkah ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam pengelolaan sektor sumber daya alam.
Dengan pendekatan tersebut, kekayaan alam Indonesia diharapkan benar-benar dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat tanpa dirusak oleh praktik korporasi yang tidak bertanggung jawab.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media