Jelang Lebaran, Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026, Jangan Ada Panic Buying

news.fin.co.id - 09/03/2026, 16:49 WIB

Jelang Lebaran, Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026, Jangan Ada Panic Buying

Minyakita

fin.co.id -  Perusahaan Umum Perum Bulog memastikan ketersediaan stok pangan pokok nasional, terutama beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun 2026.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok, termasuk menjelang momentum hari besar keagamaan maupun di tengah dinamika situasi geopolitik global.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying,” ujar Rizal dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 3,74 Juta Ton

Advertisement

Saat ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog tercatat mencapai sekitar 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan berlangsungnya musim panen serta kegiatan penyerapan gabah dan beras dari petani di berbagai daerah.

Rizal menjelaskan bahwa pihaknya terus memperkuat stok beras nasional melalui program penyerapan hasil produksi dalam negeri.

“Dengan panen yang sedang berlangsung di berbagai wilayah dan penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok beras dapat meningkat hingga 4,5 sampai 5 juta ton pada akhir Maret,” jelasnya.

Pasokan Minyak Goreng Tetap Terjaga

Selain beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng bagi masyarakat tetap terjamin. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang menetapkan alokasi minyak goreng bagi Bulog.

Melalui kebijakan tersebut, Bulog memperoleh pasokan sekitar 46 juta liter minyak goreng Minyakita setiap bulan, sehingga distribusi minyak goreng di pasar dapat tetap terjaga.

Harga Sembako Stabil

Bulog juga memantau perkembangan harga bahan pokok di pasar yang sejauh ini masih relatif stabil dan terkendali. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasokan pangan nasional masih berada pada tingkat yang aman.

Rizal menegaskan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas pangan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, hingga pelaksanaan program stabilisasi harga.

Advertisement

“Masyarakat tidak perlu panik. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan pasokan tetap tersedia,” katanya.

Belanja Secara Bijak

Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis

Penulis FIN.CO.ID