Internasional . 10/03/2026, 15:16 WIB

Demi ISRAEL! Donald Trump Pakai Kewenangan Darurat, AS Kirim 20.000 Bom Senilai Rp10 Triliun Lebih

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Selain paket tersebut, Israel juga dilaporkan akan membeli tambahan amunisi senilai sekitar 298 juta dolar AS melalui skema penjualan komersial langsung.

Terjadi Setelah Operasi Militer Besar Terhadap Iran

Penjualan senjata ini terjadi hanya sekitar sepekan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer besar terhadap Iran.

Operasi tersebut disebut sebagai salah satu serangan udara terbesar Washington sejak Invasi Irak 2003 atau Invasi Irak 2003.

Menurut pemerintah AS, operasi militer itu bertujuan untuk menghancurkan:

  • fasilitas produksi rudal Iran

  • sistem rudal ofensif jarak jauh

  • kekuatan angkatan laut Iran

Namun operasi tersebut justru meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap Israel serta wilayah yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Kritik Keras dari Anggota Kongres

Keputusan pemerintahan Trump menggunakan kewenangan darurat menuai kritik dari sejumlah anggota parlemen Amerika Serikat.

Salah satu kritik datang dari anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Gregory Meeks.

Ia menilai langkah tersebut justru menunjukkan pemerintah tidak sepenuhnya siap menghadapi eskalasi konflik dengan Iran.

“Pemerintahan Trump berulang kali mengatakan siap menghadapi perang ini. Namun penggunaan kewenangan darurat untuk melewati Kongres justru menunjukkan sebaliknya,” kata Meeks.

Ia bahkan menyebut situasi darurat tersebut sebagai kondisi yang diciptakan oleh pemerintah sendiri.

Korban Sipil Terus Bertambah

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com